![]()
OKEBUNG|
Asisten Operasi (Asops) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III Jakarta, Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, melepas keberangkatan Kapal perang jenis fregat milik Angkatan Laut Australia, HMAS Toowoomba (156),
Pelepasan dilaksanakan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (6/2/2026). kapal tersebut meninggalkan Indonesia setelah merampungkan misi selama empat hari.
Selama bersandar sejak Selasa (3/2/2926), awak kapal HMAS Toowoomba dan TNI AL fokus memperkuat interoperabilitas atau kemampuan kerja sama teknis dan taktis di lapangan. Kunjungan ini merupakan langkah nyata dalam mengimplementasikan Traktat Keamanan Bersama yang disepakati Jakarta-Canberra pada November 2025.
Komandan HMAS Toowoomba, Letkol Alicia Harrison, menegaskan Jakarta menjadi perhentian internasional pertama dalam misi keamanan regional tahun ini. Ia menyebut kunjungan pelabuhan seperti ini memungkinkan kedua negara menyelaraskan pemahaman mengenai visi Indo-Pasifik sebagai kawasan yang mengedepankan dialog.
“Kemitraan ini sangat penting untuk mendukung lingkungan laut yang stabil, terbuka, dan patuh pada hukum internasional,” ujar Alicia.
Selain misi diplomasi, kehadiran HMAS Toowoomba menjadi ajang berbagi pengetahuan mengenai teknologi alutsista terbaru. Kapal seberat 3.600 ton ini membawa sistem radar pemindai fase (phased array) mutakhir hasil peningkatan kemampuan di Australia. Teknologi ini memungkinkan kapal mendeteksi ancaman udara, permukaan, hingga bawah laut secara bersamaan.
Untuk membangun rasa saling percaya, para pelaut dari kedua negara juga menggelar pertandingan olahraga bersama dan jamuan makan malam di atas geladak terbang kapal. Alicia menambahkan, 30 persen dari total 200 personelnya adalah perempuan yang bekerja secara profesional menjaga kehormatan militer.
HMAS Toowoomba merupakan kapal fregat kelas Anzac yang memiliki kemampuan berlayar hingga 12.000 kilometer dalam sekali pengisian bekal. Kapal sepanjang 118 meter ini mengusung persenjataan lengkap, mulai dari rudal pertahanan udara, rudal antikapal Harpoon, hingga torpedo Mark 46. Kapal ini juga mengangkut satu unit helikopter MH-60R Seahawk untuk operasi perburuan kapal selam.
Setelah meninggalkan Jakarta, HMAS Toowoomba akan melanjutkan pelayaran menuju wilayah Asia Tenggara dan Asia Timur untuk melanjutkan misi menjaga stabilitas maritim di kawasan Indo-Pasifik.
Dispenal/idm












