![]()
OKEBUNG|
Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Rwanda untuk Indonesia, H.E. Sheikh Abdul Karim Harelimana di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).
Kunjungan itu dalam rangka mempererat hubungan bilateral dan komunikasi antara Indonesia dan Republik Rwanda di bidang pertahanan.
Baca Juga: Terima Alih Status Lahan dari BP Batam, Pangkodau I: Langkah Strategis Perkuat Struktur Organisasi TNI AU
Kedua pihak membahas peluang kerja sama pertahanan, termasuk peluang pembentukan forum dialog pertahanan guna mendukung kerja sama yang berkelanjutan pada masa mendatang.
“Saya menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama pertahanan yang saling menguntungkan, berlandaskan prinsip kedaulatan, nonintervensi, dan perdamaian,” kata Sjafrie dalam keterangannya, dikutip Jumat (6/2).
Pertemuan tersebut juga membahas penjajakan peningkatan kapabilitas pertahanan, termasuk kerja sama industri pertahanan, pertukaran pendidikan, dan pelatihan militer.
“Indonesia menyambut baik minat Rwanda terhadap produk nasional, khususnya dari PT Pindad, yang dikenal berkualitas dan kompetitif,” ucap Sjafrie.
Sebelumnya, Dubes Abdul Karim sudah berkunjung pabrik PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, pada Februari 2024.
Abdul Karim mengatakan bahwa Rwanda merupakan negara yang terbuka untuk melakukan kerja sama dengan berbagai negara karena negara nonblok. Dalam kunjungan itu, Abdul Karim meninjau divisi Senjata dan Kendaraan Khusus PT Pindad.
Sumber : Kemenhan RI/idm
Foto : Foto: Dok. Biro Infohan Kemhan












