![]()
OKEBUNG|
Pembangun Jembatan Garuda di Sungai Kali Cidurian yang berada di Kp. Dukuh RT. 012/004, Ds. Patrasana ,Kec. Kresek ,Kab. Tangerang,hingga saat ini telah mencapai 13%.Kegiatan mendukung mobilitas warga dan memperkuat konektivitas tersebut dilaksanakan Kodim 0510/Tigaraksa atas perintah Presiden Prabowo Subianto yang diteruskan ke Pangdam Jaya/Jayakarta dan Danrem 052/Wkr.
Hari ini,Senin 13 April 2026 pekerjaan pembangunan jembatan yang dikerjakan prajurit TNI dan warga sedang melanjutkan pekerjaan perakitan besi behel tiang,dan pengecoran tiang .
Pembangunan jembatan beton memiliki lebar 1.8 meter,dan bentangan jembatan dari tanggul ke tanggul sepanjang 120 meter diperuntukan untuk 114 warga masyarakat dan 37 jiwa yang terisolasi di wilayah Kp. Dukuh Rt. 012/004 Ds.Patrasana ,Kec. Kresek Kab. Tangerang .Selain itu jembatan tersebut juga untuk digunakan 81 kepala keluarga dengan 27 jiwa di Kp. Renged Pulo Rt.004/002 Ds. Renged Kec. Kresek Kab. Tangerang .Total keseluruhannya warga 64 KK 195 jiwa.
Dandim 0510/Tigaraksa melalui Pasiter menyampaikan bahwa jembatan dibangun untuk jalur evakuasi warga masyarakat pada saat terjadi banjir dari titik lokasi yang akan dibangun jembatan melambung sekitar 2,7 Km.
Selain itu berfungsi untuk mempercepat pemberian bantuan kepada warga pada saat terjadi banjir,dan juga dapat mempercepat mobilisasi warga ke jalan Kabupaten pada saat melaksanakan aktifitas sehari-hari.
Lanjutnya bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik semata. Lebih dari itu, Jembatan Garuda adalah manifestasi dari komitmen TNI untuk hadir di tengah kesulitan rakyat.
“Pembangunan jembatan ini adalah bukti nyata komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa negara, melalui prajurit TNI, hadir untuk menjaga ketahanan nasional sekaligus mempererat kemanunggalan dengan rakyat,”sebutnya.
Kami berharap dengan hadirnya jembatan ini, mobilitas masyarakat semakin lancar. Jika akses terbuka, maka akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.
“Sayq harapkan agar masyarakat merasa memiliki dan turut menjaga infrastruktur yang sedang dibangun. Ia menekankan bahwa keberlanjutan manfaat jembatan ini bergantung pada kepedulian bersama,”tandasnya.(Red)









