![]()
OKEBUNG|
Kemanunggalan TNI-Rakyat, Pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Koramil 07/Kresek Kodim 0510/Tigaraksa hingga saat ini terus dikebut sehingga hasilnya telah mencapai 18 %.Rabu 15 April 2026.
Pembangun Jembatan Garuda di Sungai Kali Cidurian yang berada di Kp. Dukuh RT. 012/004, Ds. Patrasana ,Kec. Kresek ,Kab. Tangerang,untuk mendukung mobilitas warga dan memperkuat konektivitas tersebut dilaksanakan Kodim 0510/Tigaraksa atas perintah Presiden Prabowo Subianto yang diteruskan ke Pangdam Jaya/Jayakarta dan Danrem 052/Wkr.
Jembatan beton memiliki lebar 1.8 meter,dan bentangan jembatan dari tanggul ke tanggul sepanjang 120 meter diperuntukan untuk 114 warga masyarakat dan 37 jiwa yang terisolasi di wilayah Kp. Dukuh Rt. 012/004 Ds.Patrasana ,Kec. Kresek Kab. Tangerang .Selain itu jembatan tersebut juga untuk digunakan 81 kepala keluarga dengan 27 jiwa di Kp. Renged Pulo Rt.004/002 Ds. Renged Kec. Kresek Kab. Tangerang .Total keseluruhannya warga 64 KK 195 jiwa.
Dandim 0510/Tigaraksa melalui Pasiter mengatakan bahwa kehadiran jembatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur.Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, yang mendorong percepatan pembangunan infrastruktur .
Jembatan Perintis Garuda sepanjang 1.8 meter (bentangan jembatan dari tanggul ke tanggul 120 meter) dibuat dapat
memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat setempat, terutama dalam meningkatkan konektivitas masyarakat. Akses yang sebelumnya terbatas kini menjadi lebih mudah, sehingga mobilitas warga masyarakat,anak sekolah, serta akses terhadap layanan dasar dapat berjalan lebih lancar.
“Selain itu, keberadaan jembatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Aktivitas perdagangan dapat lebih cepat terdistribusi, sehingga berdampak langsung pada peningkatan perekonomian,”sebutnya
Selain itu,jembatan dibangun untuk jalur evakuasi warga masyarakat pada saat terjadi banjir dari titik lokasi yang akan dibangun jembatan melambung sekitar 2,7 Km.
Jembatan siap nantinya juga berfungsi untuk mempercepat pemberian bantuan kepada warga pada saat terjadi banjir,dan juga dapat mempercepat mobilisasi warga ke jalan Kabupaten pada saat melaksanakan aktifitas sehari-hari.
Lanjutnya bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik semata. Lebih dari itu, Jembatan Garuda adalah manifestasi dari komitmen TNI untuk hadir di tengah kesulitan rakyat.
“Pembangunan jembatan ini adalah bukti nyata komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa negara, melalui prajurit TNI, hadir untuk menjaga ketahanan nasional sekaligus mempererat kemanunggalan dengan rakyat,”sebutnya.
“Kami berharap dengan hadirnya jembatan ini, mobilitas masyarakat semakin lancar. Jika akses terbuka, maka akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga,”pungkasnya.(Red)












