![]()
Okebung
Dispen Kormar, TNI AL (Surabaya). Komandan Komando Latihan Marinir (Dankolatmar), Brigjen TNI (Mar) Agus Dwi Laksana Putra meresmikan Monumen “6 Tuntunan Prajurit Marinir” di Pusat Latihan Pasukan Pendarat (Puslatpasrat), Gunungsari Surabaya, Kamis (23/04/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pembukaan selubung monumen oleh Dankolatmar, didampingi para pejabat utama Kolatmar dan Komandan Puslatpasrat Letkol Marinir Nurdin, M.Tr.Opsla., serta diikuti seluruh prajurit Puslatpasrat.

Dalam amanatnya, Dankolatmar menegaskan bahwa pembangunan monumen ini bukan sekadar simbol fisik, melainkan sebagai pengingat akan jati diri prajurit Korps Marinir TNI AL. “Enam Tuntunan Prajurit Marinir adalah pedoman sikap dan perilaku yang harus mendarah daging dalam diri setiap prajurit,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberadaan monumen di lingkungan pusat latihan memiliki makna strategis, karena menjadi sarana pembinaan karakter bagi setiap siswa, pelatih, dan prajurit yang menjalani pendidikan dan latihan di Kolatmar.

Dankolatmar berharap, monumen ini mampu memperkuat karakter, disiplin, dan profesionalisme prajurit Marinir sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara. “Dari Kolatmar lahir prajurit-prajurit petarung. Nilai dasar ini harus menjadi nafas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Dengan diresmikannya monumen ini, diharapkan nilai-nilai luhur “6 Tuntunan Prajurit Marinir” semakin tertanam dan diimplementasikan secara konsisten dalam setiap aspek pengabdian prajurit Korps Marinir.











