![]()
Okebung
Dispen Kormar TNI AL (Hawaii). TNI Angkatan Laut turut ambil bagian dalam kegiatan Opening Brief and Ceremony Latihan Multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026 yang berlangsung di Hawaii, Amerika Serikat, sebagai rangkaian awal latihan maritim multilateral terbesar di dunia, Rabu (24/06/2026).

Sebanyak 35 prajurit Korps Marinir TNI AL yang tergabung dalam Satuan Tugas Latihan Multilateral RIMPAC 2026 resmi memulai rangkaian kegiatan latihan internasional tersebut. Kontingen Marinir Indonesia dipimpin oleh Komandan Unsur Tugas (Dan UT) Letkol Marinir Huda Prawira Soemarto, S.E., M.Tr.Opsla.

Kegiatan Opening Brief and Ceremony yang digelar di gedung Marine Corps Community Services (MCCS), Marine Corps Base Hawaii (MCBH), dibuka oleh Commanding Officer Marine Corps Base Hawaii, Colonel Stephen E. DeTrinis, U.S. Marine Corps. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta latihan sekaligus menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap prosedur keamanan selama pelaksanaan RIMPAC 2026.

Selain itu, Vice Admiral Jeff Jablon selaku Commander Combined Task Force (CCTF) juga menyampaikan Welcome Remarks kepada seluruh peserta latihan di Ford Island Conference Center (FICC), Hawaii, yang menandai dimulainya rangkaian kegiatan RIMPAC 2026. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Letkol Laut (P) Eko Triyatomo selaku Komandan Satuan Tugas Latihan Multilateral (Dansatgas Latma) RIMPAC 2026 didampingi Shore Staff Kapten Laut (P) Suhari Rumalean.

Melalui kegiatan pembukaan ini, seluruh peserta mendapatkan gambaran umum mengenai pelaksanaan latihan, aturan, serta ketentuan yang harus dipatuhi guna menjamin keamanan, keselamatan, dan kelancaran seluruh rangkaian latihan. Para peserta juga didorong untuk membangun kerja sama yang solid serta saling bertukar pengalaman dalam meningkatkan kemampuan operasional masing-masing negara.

Partisipasi Korps Marinir pada ajang bergengsi tersebut menjadi kesempatan strategis untuk meningkatkan kapasitas prajurit, memperluas wawasan profesional, serta menunjukkan kemampuan dan kesiapan prajurit Marinir Indonesia di tingkat internasional. Dalam pelaksanaannya, RIMPAC 2026 akan melalui sejumlah tahapan dan materi latihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan interoperabilitas dan operasi gabungan, meliputi Harbor Phase, Schedule of Event (SOE), Fire Support Coordination Exercise (FSCEX), hingga Tactical Phase, yang akan berlangsung secara bertahap sampai dengan 31 Juli 2026 mendatang.












