![]()
BAKUNG SERUMPUN, LINGGA – Sebagai upaya memperkuat dan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap berbagai ancaman sosial di era digital, Babinsa Desa Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Peltu Jani Sembiring, memberikan penyuluhan dan imbauan yang dikemas dengan ngobrol santai (ngobras) dengan masyarakat di wilayah binaannya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga terhadap bahaya penyakit masyarakat (pekat), seperti judi online (judol), penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya, serta pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai pondasi persatuan bangsa, Minggu (28/06/0/2026)
Babinsa menegaskan bahwa judi online merupakan ancaman nyata yang semakin marak seiring perkembangan teknologi digital. Masyarakat diingatkan agar tidak mudah tergiur oleh berbagai iklan maupun tawaran yang menjanjikan keuntungan instan, karena pada akhirnya hanya akan menimbulkan kerugian finansial, ketergantungan, kehancuran ekonomi keluarga, hingga berujung pada pelanggaran hukum. Babinsa mengajak seluruh warga untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi dan selalu mengedepankan aktivitas yang produktif serta bermanfaat.
Selain itu, Peltu Jani Sembiring juga memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak kesehatan fisik dan mental, menghancurkan masa depan generasi muda, serta mengganggu keharmonisan keluarga dan lingkungan. Masyarakat diimbau agar berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui adanya indikasi peredaran narkotika di lingkungan sekitar, sehingga dapat dilakukan langkah pencegahan secara cepat dan tepat.
Pada kesempatan tersebut, Babinsa juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Warga diimbau agar saling menghormati perbedaan keyakinan, menjalankan ibadah dengan aman dan damai, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi atau ujaran yang dapat memecah belah persatuan. “Kerukunan merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Dengan persatuan, kepedulian, dan semangat gotong royong, kita dapat membangun desa yang aman, damai, serta memiliki ketahanan wilayah yang kuat sebagai wujud bela negara,” ujar Peltu Jani Sembiring.
Salah seorang tokoh masyarakat Desa Rejai menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa yang secara aktif memberikan pembinaan kepada warga. Menurutnya, penyuluhan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman judi online, narkoba, serta berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya.
Ia berharap sinergi antara TNI, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga terus diperkuat sehingga Desa Rejai tetap menjadi lingkungan yang aman, tertib, harmonis, serta melahirkan masyarakat yang berkarakter, cinta tanah air, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.












