![]()
Senayang, Lingga – Sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Pembinaan Teritorial (Binter), Babinsa Desa Mamut, Koramil 06/Senayang, Kodim 0315/Tanjungpinang, Sertu M. Hasan Mubarok, melaksanakan melalui pendekatan dan penyampaian imbauan kepada masyarakat di Desa Mamut, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Rabu (01/07/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah antisipatif menghadapi musim Angin Selatan yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan bersama.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengingatkan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat dipicu oleh cuaca kering dan hembusan angin yang cukup kencang. Warga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan maupun membuka lahan dengan cara dibakar tanpa pengawasan yang memadai, karena api dapat dengan cepat menyebar dan sulit dikendalikan sehingga berpotensi membahayakan permukiman, hutan, serta lahan produktif masyarakat.
Selain memberikan edukasi mengenai bahaya Karhutla, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan rumput kering, ranting, dan sisa-sisa tanaman yang mudah terbakar, serta menyiapkan jalur pemutus api di lokasi yang dinilai rawan apabila diperlukan. Langkah preventif tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan wilayah guna menciptakan lingkungan yang aman, menjaga kelestarian sumber daya alam, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga wilayah dari ancaman bencana.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menyatakan komitmennya untuk mematuhi imbauan yang disampaikan Babinsa serta siap bekerja sama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Partisipasi aktif masyarakat menjadi modal utama dalam memperkuat ketahanan wilayah, mewujudkan budaya gotong royong, serta menumbuhkan semangat bela negara melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kepentingan bersama.
Secara terpisah, Danramil 06/Senayang menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi seluruh elemen masyarakat. “Babinsa terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi dan membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.
Melalui kepedulian, disiplin, dan semangat gotong royong, kita dapat mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan sejak dini. Upaya ini bukan hanya melindungi lingkungan, tetapi juga merupakan wujud nyata bela negara dalam menjaga keselamatan masyarakat, kelestarian alam, dan ketahanan wilayah,” tegas Danramil.











