![]()
Manado, 3 Agustus 2026 – Menyikapi kebakaran yang melanda kawasan Hutan Lindung Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Mirza Agus, S.I.P., mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dalam bentuk apa pun.
Pangdam menegaskan bahwa hutan merupakan aset yang sangat berharga bagi kehidupan. Selain menjadi penyangga ekosistem, hutan juga berfungsi menjaga ketersediaan sumber air, mencegah bencana alam, serta menjadi paru-paru yang menghasilkan udara bersih bagi masyarakat Sulawesi Utara.
“Kebakaran hutan bukan hanya menghanguskan pepohonan, tetapi juga merusak habitat satwa, mengganggu kesehatan masyarakat akibat asap, serta mengancam keseimbangan lingkungan. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan bersama-sama menjaga hutan kita,” tegas Pangdam.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana tersebut, Pangdam XIII/Merdeka juga telah memerintahkan prajurit di jajaran Kodam XIII/Merdeka, melalui Korem 131/Santiago, khususnya personel Kodim 1302/Minahasa, untuk membantu upaya penanganan kebakaran bersama pemerintah daerah, BPBD, serta instansi terkait lainnya.
Prajurit dikerahkan untuk memperkuat personel gabungan dalam upaya pemadaman, membantu pembukaan akses menuju lokasi kebakaran, serta mengantisipasi meluasnya titik api. Kodam XIII/Merdeka juga terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait agar penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif.
Pangdam berharap kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan di masa mendatang. Menurutnya, menjaga kelestarian hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
“Selamatkan hutan demi Sulawesi Utara. Hutan yang lestari adalah warisan berharga bagi anak cucu kita. Mari kita jaga bersama dan hentikan segala aktivitas yang dapat memicu kebakaran,” pungkas Pangdam.
Autentikasi:
Kolonel Kav Sofyan












