![]()
Langsa Lama – Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya percepatan penurunan angka stunting, Sertu Andi selaku Babinsa Koramil 23/Langsa Timur menghadiri dan mendampingi kegiatan sosialisasi stunting yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Seunebok Antara Baru bersama Kader Pembangunan Manusia (KPM), Tim Kesehatan Puskesmas, dan kader Posyandu, bertempat di Desa Seunebok Antara Baru, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Selasa 04 Agustus 2026.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh masyarakat, khususnya para ibu hamil, ibu balita, serta kader kesehatan desa. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman tentang stunting, faktor penyebab, dampak terhadap tumbuh kembang anak, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak masa kehamilan hingga usia balita.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Andi menyampaikan bahwa stunting merupakan persoalan yang memerlukan perhatian dan kerja sama semua pihak. Oleh karena itu, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
“Kami dari Koramil 23/Langsa Timur siap mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi, pola hidup sehat, dan pemeriksaan kesehatan secara rutin guna mencegah terjadinya stunting pada anak,” ujar Sertu Andi.
Sementara itu, pihak Tim Kesehatan Puskesmas menjelaskan bahwa pencegahan stunting dapat dilakukan melalui pemenuhan gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala, serta menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Seunebok Antara Baru semakin memahami pentingnya pencegahan stunting dan dapat menerapkan pola asuh serta pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.








