![]()
Labura – Komitmen kesiapsiagaan jajaran TNI AD dalam mengawal ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan oleh aparat kewilayahan. Babinsa Koramil 02/Tanjung Leidong Kodim 0209/Labuhanbatu, Serda Goffis Manullang, melaksanakan pendampingan panen padi varietas IR 32 milik Brigade Pangan Tani Lestari di Dusun Sei Juragan, Desa Sei Sentang, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan panen raya yang berlangsung di hamparan lahan pertanian seluas 600 hektare tersebut menjadi bukti nyata sinergitas Babinsa di lapangan. Pendampingan ini dilakukan secara berkelanjutan mulai dari tahap pengolahan tanah, masa tanam, pemeliharaan tanaman, hingga puncak panen guna memastikan seluruh proses berjalan aman, lancar, dan mencapai hasil produksi yang optimal.
Kehadiran Serda Goffis Manullang di tengah hamparan sawah tak sekadar memantau, tetapi juga ikut membaur bersama petani memanen hasil bumi. Momen ini dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi, mendengar aspirasi, serta memetakan secara langsung berbagai kendala yang dihadapi para petani di wilayah binaan agar ketersediaan pasokan pangan daerah tetap terjaga kokoh.
Sementara itu, Danramil 02/Tanjung Leidong Mayor Inf J. Sembiring, S.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan wujud komitmen TNI dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, panen di lahan 600 hektare ini adalah buah dari kerja keras dan gotong royong antara kelompok tani dan aparat teritorial, yang diharapkan dapat memotivasi para petani untuk terus mendongkrak produktivitas pertanian di Kualuh Hilir.
Dikonfirmasi secara terpisah, Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P., memberikan instruksi tegas terkait pengawalan program swasembada pangan di wilayah tugasnya. “TNI AD melalui Kodim 0209/Labuhanbatu akan terus berada di barisan terdepan mendampingi para petani. Keberhasilan panen padi seluas 600 hektare di Kualuh Hilir ini harus menjadi pemicu semangat untuk memperkuat ketahanan pangan daerah demi mewujudkan kemandirian pangan nasional dan kesejahteraan rakyat,” tegas Dandim.









