![]()
KATANG BIDARE, LINGGA|
Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi perubahan kondisi cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi, Babinsa Koramil 06/Senayang Kopka A. Harahap melaksanakan kegiatan silaturahmi dan komunikasi sosial bersama warga di wilayah Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (20/08/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat, khususnya pada musim angin selatan yang berpotensi menimbulkan angin kencang, angin puting beliung, gelombang laut tinggi, kebakaran, hingga banjir rob yang dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Kopka A. Harahap mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan cuaca dan mengutamakan faktor keselamatan dalam setiap aktivitas. Warga, khususnya yang berprofesi sebagai nelayan, diminta tidak memaksakan diri melaut maupun melakukan aktivitas di kawasan pantai ketika kondisi cuaca memburuk, angin bertiup kencang, atau gelombang laut meninggi. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk memperkuat bangunan rumah, atap, serta mengamankan berbagai perlengkapan di sekitar permukiman yang berpotensi roboh atau terbawa angin.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Jangan memaksakan diri beraktivitas di laut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan. Segera cari tempat yang aman dan ikuti informasi maupun imbauan dari pihak berwenang apabila cuaca mulai menunjukkan tanda-tanda membahayakan,” ujar Kopka A. Harahap. Menurutnya, kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat melalui kepedulian terhadap lingkungan, kewaspadaan terhadap perubahan alam, serta kesadaran untuk saling mengingatkan demi mencegah jatuhnya korban dan meminimalkan kerugian.
Babinsa juga mengingatkan warga agar segera melaporkan kepada pemerintah desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun pihak terkait apabila menemukan tanda-tanda awal bencana atau kondisi alam yang tidak biasa. Langkah tersebut penting sebagai bagian dari sistem deteksi dan pencegahan dini sehingga potensi bencana dapat segera diantisipasi sebelum berkembang menjadi lebih besar. Kesiapsiagaan masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan memiliki nilai strategis karena selain melindungi keselamatan jiwa dan harta benda, juga mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor kelautan dan perikanan.
Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, diharapkan terbentuk masyarakat yang semakin tangguh, peduli, dan responsif terhadap potensi bencana di wilayahnya. Sinergi antara Babinsa, pemerintah daerah, aparat terkait, dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam membangun ketahanan wilayah sekaligus memperkokoh semangat bela negara dari lingkungan paling dekat dengan masyarakat. Kewaspadaan, kepedulian, gotong royong, dan kesiapan membantu sesama merupakan wujud nyata bela negara, sehingga masyarakat Kecamatan Katang Bidare diharapkan mampu menghadapi kondisi cuaca ekstrem dengan tenang, cepat, dan tepat guna menjaga keselamatan bersama serta mewujudkan wilayah yang aman dan tangguh.(Rel)









