![]()
PAKPAK BHARAT – Tak selalu harus melalui forum resmi, pesan tentang bahaya judi online (judol) juga bisa disampaikan lewat obrolan santai di warung kopi. Cara itulah yang dilakukan Babinsa Koramil 07/Salak, Kodim 0206/Dairi, Sertu S. Boangmanalu, saat melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama warga di Jalan Sikadang Jandi, Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Minggu (6/9/2026).
Dalam suasana penuh keakraban, Sertu S. Boangmanalu berdialog dengan warga dan para pemuda sembari ngopi. Di sela percakapan, ia menyampaikan imbauan agar generasi muda tidak mudah tergiur praktik judi online yang kini dapat diakses dengan mudah melalui perangkat digital. Menurutnya, pendekatan yang santai dan dekat dengan kehidupan sehari-hari menjadi salah satu cara untuk membangun komunikasi sekaligus menyampaikan edukasi secara lebih mudah diterima masyarakat.
“Sebagai generasi muda, kita harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk hal-hal yang positif. Jangan sampai terjerumus dalam praktik judi online yang hanya akan merugikan diri sendiri dan keluarga,” ujar Sertu S. Boangmanalu.
Ia menjelaskan, dampak judi online tidak berhenti pada kerugian finansial. Kebiasaan tersebut juga berpotensi memicu persoalan sosial, mengganggu perekonomian keluarga, hingga merusak keharmonisan rumah tangga. Karena itu, Babinsa mengajak para pemuda mengisi waktu luang dengan aktivitas yang lebih produktif, seperti berolahraga, mengikuti kegiatan sosial, serta mengembangkan keterampilan yang dapat menunjang masa depan.
Salah seorang warga, P. Sinaga, mengapresiasi kepedulian Babinsa yang mau hadir dan berbaur langsung dengan masyarakat. Menurutnya, komunikasi seperti itu membuat pesan yang disampaikan terasa lebih dekat dan tidak menggurui. Terpisah, Danramil 07/Salak, Kapten Inf A. F. Sagala, mengatakan pihaknya akan terus mendorong Babinsa aktif membangun komunikasi dengan warga, khususnya generasi muda, sebagai langkah preventif agar mereka terhindar dari berbagai aktivitas yang dapat merusak masa depan. (Prajurit Pena)









