![]()
DAIRI – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan Babinsa jajaran Kodim 0206/Dairi melalui pendampingan langsung kepada para petani. Seperti yang dilakukan Serka Supriyadi, Babinsa Koramil 03/Parongil, dengan melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus monitoring lahan persawahan milik warga di Desa Lae Panginuman, Kecamatan Silima Pungga Pungga, Kabupaten Dairi, Rabu (16/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Serka Supriyadi berbincang dengan salah seorang petani, Manotor Silalahi, yang tengah berjaga di tengah persawahan untuk mengantisipasi serangan burung. Manotor mengatakan tanaman padi miliknya kini telah berusia sekitar 100 hari dan mulai memasuki masa yang rentan terhadap gangguan hama, dengan luas lahan yang digarap kurang lebih satu hektare.
Saat memantau kondisi tanaman, Babinsa menemukan sebagian tanaman padi mulai terserang hama wereng dan tikus. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena serangan hama dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dan berpotensi memengaruhi hasil panen. Serka Supriyadi kemudian mengimbau petani agar melakukan penanganan secara tepat serta menggunakan obat atau insektisida yang sesuai untuk mengendalikan hama wereng, antara lain Vestoria dengan bahan aktif trifluumizopirim, Golden 200 SL berbahan aktif nitenpiram, atau Lugen 100 EC, serta melakukan pengendalian terhadap hama tikus.
Selain memberikan arahan, Babinsa juga menyampaikan akan berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat agar petani mendapatkan pendampingan teknis dalam menangani serangan hama. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergi antara Babinsa, petani dan penyuluh pertanian, sehingga persoalan yang muncul di lahan dapat segera ditindaklanjuti dan tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih luas.
Terpisah, Danramil 03/Parongil Kapten Inf Yusri mengatakan, pendampingan Babinsa kepada petani merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat dalam menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah. “Babinsa akan terus berkomunikasi dengan petani dan berkoordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan kendala di lapangan. Dengan pendampingan secara langsung, diharapkan setiap persoalan pertanian dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama,” ujarnya. (Pendim 0206)











