![]()
PAKPAK BHARAT — Upaya membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat, khususnya petani, terus dilakukan melalui pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Kuta Jungak, Kecamatan Siempat Rube, Kabupaten Pakpak Bharat. Pada Kamis (17/9/2026), Satgas Jembatan Beton Garuda bersama warga mulai mengerjakan pembangunan jembatan yang dirancang memiliki panjang 15 meter dan lebar 3 meter tersebut.
Pembangunan melibatkan Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Sertu Baktiar Lumbanbatu, bersama lima warga. Pada tahap awal, pekerjaan difokuskan pada penggalian pondasi jembatan dan pemasangan boplang. Hingga hari tersebut, progres pembangunan telah mencapai sekitar 3 persen. Sejumlah material juga telah tersedia di lokasi, di antaranya satu unit molen, empat kubik kerikil, 40 sak semen dan besi. Kegiatan berlangsung aman dengan kondisi cuaca cerah.
Danramil 06/Kerajaan Kapten Inf Aspan Siregar mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII merupakan bagian dari program pemerintah pusat dalam memperkuat konektivitas dan akses masyarakat di wilayah pedesaan. Menurutnya, TNI melalui jajaran kewilayahan turut mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, termasuk sarana penghubung yang menunjang aktivitas ekonomi warga.
“Pembangunan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat atas instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas dan akses masyarakat di wilayah pedesaan. TNI turut mendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” kata Aspan.
Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, terutama petani yang menggunakan akses tersebut untuk menuju lahan pertanian maupun mengangkut hasil panen. Sebagai wilayah yang mengandalkan sektor pertanian, akses transportasi yang lebih baik menjadi salah satu kebutuhan penting untuk memperlancar aktivitas warga sekaligus mendukung distribusi hasil produksi.
Gotong royong antara Babinsa dan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembangunan tersebut. Di balik pekerjaan menggali pondasi dan menyiapkan material, terdapat harapan agar jembatan ini kelak tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk bekerja, mengangkut hasil pertanian dan meningkatkan aktivitas perekonomian. Negara hadir untuk rakyat. (Pendim 0206)











