![]()
PAKPAK BHARAT – Pembangunan Jembatan Beton Garuda di Desa Kecupak 2, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut (PGGS), Kabupaten Pakpak Bharat, terus menunjukkan kemajuan. Pada Kamis (1/10/2026), Danramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi Kapten Inf A.F. Sagala didampingi Babinsa Kopka Naseb Susanto mengerahkan masyarakat untuk bergotong royong melanjutkan pembangunan jembatan yang dirancang memiliki panjang 13 meter, lebar 3 meter dan kedalaman sekitar 5 meter.
Pekerjaan pembangunan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembersihan area sekitar jembatan, pembongkaran material besi lama, penggalian pondasi, hingga pemotongan dan perakitan besi untuk tiang pondasi. Pada hari tersebut, TNI bersama warga melaksanakan pengecoran pondasi jembatan. Hingga pelaksanaan kegiatan, progres pembangunan telah mencapai sekitar 22 persen.
Dalam prosesnya, pembangunan melibatkan satu personel TNI bersama tujuh warga. Sejumlah material telah tersedia untuk mendukung pekerjaan, di antaranya pasir, kerikil, batu padas, semen, papan, broti, besi berbagai ukuran, kawat dan paku. Keterlibatan warga secara langsung menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat di wilayah tersebut.
Dandim 0206/Dairi Letkol Arm Denni Andika Wardana, S.H., M.I.P., melalui Danramil 07/Salak Kapten Inf A.F. Sagala mengatakan, pembangunan Jembatan Beton Garuda merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan membuka akses masyarakat di wilayah pedesaan yang selama ini menghadapi kendala kondisi geografis. Kehadiran jembatan diharapkan dapat memangkas waktu tempuh serta mempermudah mobilitas warga, khususnya masyarakat yang melintasi wilayah yang dipisahkan sungai, jurang maupun perbukitan.
Jembatan Garuda Tahap VII-A dan VII-B tersebut juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama para petani dalam menjangkau lahan dan mengangkut hasil pertanian. Akses yang lebih baik dapat mendukung kelancaran distribusi hasil panen sekaligus menghemat waktu, biaya dan tenaga masyarakat. Melalui pembangunan yang dilakukan bersama, TNI dan warga kembali menunjukkan semangat gotong royong dalam menghadirkan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Negara hadir untuk rakyat. (Pendim 0206)










