![]()
Manado, 13 Oktober 2026 — Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., meresmikan rehabilitasi Koramil 1303-05/Kotabunan dan Pos Jaga TNI di Desa Buyat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, Selasa (13/10).

Peresmian ini menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat dalam mendukung penguatan sarana prasarana satuan kewilayahan serta menciptakan keamanan dan stabilitas wilayah.

Dalam sambutannya, Pangdam XIII/Merdeka menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses rehabilitasi, khususnya pemerintah daerah, PT Arafura Surya Alam (ASA), prajurit TNI, serta masyarakat Kecamatan Kotabunan, sehingga rehabilitasi kantor Koramil dan Pos Jaga TNI dapat diselesaikan dengan baik.
Pangdam menegaskan bahwa peresmian tersebut bukan sekadar peresmian bangunan, melainkan wujud nyata sinergi dan kepedulian bersama dalam memperkuat pengabdian TNI kepada rakyat. Pangdam juga mengingatkan para prajurit agar memanfaatkan fasilitas yang telah direhabilitasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kualitas pelaksanaan tugas di wilayah binaan.

Lebih lanjut, Pangdam berpesan agar Koramil senantiasa menjadi rumah rakyat, tempat masyarakat menyampaikan aspirasi dan memperoleh solusi atas berbagai kesulitan. Menurutnya, komunikasi yang baik dengan masyarakat serta kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan tugas TNI di wilayah.
Pangdam berharap keberadaan Koramil 1303-05/Kotabunan dan Pos Jaga TNI Desa Buyat dapat semakin memperkuat rasa aman, meningkatkan kesiapsiagaan aparat kewilayahan, serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kotabunan dan sekitarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi beserta jajaran, para Asisten, Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo, S.E., M.M., unsur Forkopimda Boltim, pimpinan PT Arafura Surya Alam beserta staf, Kepala Dinas PUPR, Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Boltim, Camat Kotabunan, para sangadi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat setempat.










