![]()
Katang Bidare, Lingga|
Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mengantisipasi bencana kebakaran, Babinsa Koramil 06/Senayang Kodim 0315/Tanjungpinang, Serda Eman, memberikan pemahaman serta peringatan dini kepada warga binaan mengenai bahaya, pencegahan, dan mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Pulau Duyung, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran sekaligus mendorong keterlibatan aktif warga dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah kepulauan.
Dalam kegiatan tersebut, Serda Eman menjelaskan bahwa Karhutla dapat menimbulkan dampak serius terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari kerusakan hutan dan lahan produktif, terganggunya mata pencaharian warga, penurunan kualitas udara, hingga rusaknya keseimbangan ekosistem. Oleh karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini melalui peningkatan kepedulian, perubahan perilaku, dan kewaspadaan bersama. Babinsa juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta tidak meninggalkan api maupun bara dalam keadaan menyala setelah melakukan aktivitas pembakaran di lingkungan terbuka.
Serda Eman menyampaikan bahwa keberhasilan mencegah Karhutla membutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat. “Kami mengimbau warga agar senantiasa berhati-hati dalam menggunakan api, tidak melakukan pembakaran lahan, dan segera mengambil langkah pencegahan apabila menemukan tanda-tanda awal kebakaran. Kepedulian dan kewaspadaan masyarakat merupakan kunci penting untuk mencegah kebakaran meluas dan melindungi lingkungan serta keselamatan bersama,” ujarnya. Ia juga mengajak warga untuk saling mengingatkan, menjaga komunikasi dengan aparat kewilayahan, dan menumbuhkan budaya peduli lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Selain memberikan edukasi, Babinsa mengajak masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat desa, Babinsa, atau petugas terkait apabila menemukan titik api, asap mencurigakan, maupun kondisi yang berpotensi memicu kebakaran. Apabila api masih kecil dan dapat ditangani dengan aman, upaya pemadaman awal dapat dilakukan menggunakan sarana yang tersedia tanpa membahayakan diri sendiri. Namun, jika api membesar atau berpotensi menyebar, warga diminta menjauh dari area berbahaya dan segera meminta bantuan petugas berwenang. Langkah tersebut merupakan bentuk mitigasi bencana berbasis masyarakat yang dapat mempercepat penanganan awal serta mengurangi risiko kerugian material, gangguan kesehatan, dan kerusakan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, Koramil 06/Senayang Kodim 0315/Tanjungpinang terus mendorong penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembinaan teritorial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan juga wujud kepedulian dan semangat gotong royong seluruh warga dalam menjaga wilayahnya. Dengan meningkatkan kewaspadaan, memperkuat kerja sama, dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan, masyarakat Desa Pulau Duyung diharapkan dapat turut mewujudkan wilayah yang aman, hijau, dan lestari demi melindungi sumber penghidupan serta mewariskan lingkungan yang sehat kepada generasi mendatang. Semangat menjaga alam merupakan bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara serta tanggung jawab bersama dalam menjaga ketahanan wilayah.(Red)












