![]()
MEDAN SUNGGAL|
Menjaga lingkungan tetap bersih bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kepedulian bersama terhadap kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Semangat itulah yang terlihat dalam kegiatan kerja bakti massal di Kelurahan Helvetia tengah Kecamatan Medan Helvetia Sabtu (07/11/2026). Babinsa Serka P Manik dan Jajaran Kelurahan Helvetia tengah bersama warga dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) turun langsung membersihkan lingkungan permukiman di sepanjang parit GG solo jln matahari raya. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan area sekitar tempat tinggal warga, pengangkutan sampah, serta pembersihan saluran air sebagai langkah menjaga kebersihan sekaligus mengantisipasi potensi genangan menjelang musim hujan.
Di lokasi kegiatan, warga dan petugas P3SU tampak bahu-membahu mengumpulkan serta mengangkut sampah menggunakan kendaraan operasional roda tiga. Keterlibatan masyarakat menjadi gambaran nyata bahwa lingkungan yang bersih tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga.
Kehadiran jajaran kelurahan di tengah kegiatan juga menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan gotong royong sekaligus mendorong agar kepedulian terhadap kebersihan tidak berhenti pada kegiatan kerja bakti. Pemeliharaan lingkungan perlu dilakukan secara konsisten, mulai dari kebiasaan membuang sampah pada tempatnya hingga menjaga saluran air agar tidak tersumbat.
Lurah Helvetia tengah Ibu Morrid br Manik menyampaikan bahwa kerja bakti merupakan salah satu wujud kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. “Kerja bakti ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama. Kami berharap semangat gotong royong terus terjaga, sehingga masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan wilayahnya masing-masing. Menjelang musim hujan, menjaga saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan menjadi hal penting yang harus dilakukan bersama,” jelasnya.
Selain memberikan dampak langsung terhadap kebersihan wilayah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparatur kelurahan dan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun melalui kerja bakti diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian kolektif serta memperkuat budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan permukiman.
Serka P Manik selalu Babinsa helvetia tengah menyampaikan Pembersihan saluran air juga menjadi bagian penting dari upaya mengurangi risiko penyumbatan yang dapat menghambat aliran air. Meski demikian, pencegahan genangan membutuhkan upaya berkelanjutan, termasuk pemeliharaan saluran secara rutin dan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Melalui kegiatan kerja bakti kelurahan ini, Kelurahan Helvetia tengah berharap masyarakat semakin aktif menjaga kebersihan lingkungan tanpa harus menunggu kegiatan bersama dilaksanakan. Kepedulian sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat besar bagi kenyamanan lingkungan dan kualitas hidup warga.
Semangat gotong royong yang tumbuh dari lingkungan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun wilayah yang bersih, sehat, dan tertata. Dengan kolaborasi antara pemerintah, petugas P3SU, dan warga, upaya menjaga lingkungan Sukapura diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan.









