![]()
*Kotamobagu, 5 Januari 2026* — Dalam kunjungan kerjanya Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., datang dan memberikan pengarahan kepada prajurit Kompi Senapan C (Kipan C) Yonif 713/Satyatama Korem 133/Nani Wartabone, bertempat di Kipan C Yonif 713/Satyatama, Kotamobagu, Sulawesi Utara.
Dalam pengarahannya, Pangdam XIII/Merdeka menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian prajurit Kipan C Yonif 713/Satyatama yang selama ini menjadi tulang punggung batalyon di wilayah Bolaang Mongondow. Ia menegaskan pentingnya menjaga jati diri prajurit infanteri yang tangguh secara fisik, kuat mental dan kokoh ideologi.
Mayjen TNI Mirza Agus menekankan kesiapan operasional satuan harus selalu terjaga, baik dari aspek personel maupun materiel. Latihan harus dilaksanakan secara realistis, keras, namun tetap terukur dan aman, sehingga prajurit benar-benar siap menghadapi berbagai bentuk tugas dan tantangan di lapangan.
“Disiplin adalah fondasi kekuatan tempur satuan. Tanpa disiplin yang kuat, satuan tidak akan mampu melaksanakan tugas dengan optimal. Oleh karena itu, setiap prajurit wajib memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Pangdam XIII/Merdeka dalam pernyataannya.
Beliau juga mengingatkan pentingnya kepemimpinan lapangan, soliditas dan moral prajurit. Para unsur pimpinan di tingkat regu hingga kompi diminta selalu hadir di tengah-tengah prajurit, memberi teladan, serta mencegah berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merusak kehormatan diri, keluarga, satuan dan institusi TNI AD.
Menutup pengarahannya, Pangdam XIII/Merdeka berpesan agar seluruh prajurit Kipan C Yonif 713/Satyatama senantiasa siap digerakkan kapan pun dan ke mana pun negara memerintahkan. Prajurit diharapkan mampu menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat serta bersikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga kehadiran TNI benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom rakyat.












