![]()
OKEBUNG|
Menindaklanjuti perintah langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ,Kolaborasi TNi Polri dan Unsur Forkopimda Jakarta Barat dan warga masyarakat bergerak cepat wujudkan Gerakan Jakarta Barat ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Gerakan bersih-bersih ini bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa, melainkan sebuah misi besar untuk menanamkan budaya hidup bersih demi mewujudkan program Presiden Prabowo Subianto .

Sebelum dilaksanakan kegiatan karya bakti serentak di 5 (Lima) wilayah Kota dan Kabupaten Provinsi DKI Jakarta di wilayah Kodim 0503/JB tersebut terlebih dahulu di gelar Apel Gabungan dalam rangka Kerja Bakti ,Minggu, 8 Februari 2026 Pukul 07.00 Wib,bertempat di Halaman Apartemen Victoria Residensi Jl. Daan Mogot KM. 13 RT. 10/02 Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng, Kota Adm Jakarta Barat.

Kegiatan aksi mewujudkan lingkungan Asri tersebut diikuti 693 orang dipimpin Walikota Ibu Iin Mutmainna dna dihadiri Dandim 0503/JB, Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, S.H,Kapolres, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H,anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Hilda Kusuma Dewi,Sekretaris Kota, Firmanudin Ibrahim,Para Asisten Kota, Para Danramil,Para Kapolsek dan Para Camat serta Lurah.
Karbak bersih-bersih wilayah ini dikerahkan personil dari Kodim 0503/JB 70 orang pimpinan Mayor Inf Manatap Rajagukguk,dari Polres 148 orang pimpinan AKBP Tri Bayu Nugroho,petugas Satpol PP 60 orang pimpinan Sukarlan,personel Dishub 50 orang pimpinan Susilo,SDA 80 orang pimpinan Arya,Bina Marga 65 orang pimpinan Rahmat,pegawai Pertamanan dan Hutan Kota 45 orang pimpinan Dedi,Dinas Lingkungan Hidup 50 orang pimpinan Randi,petigas UPK Badan Air 55 orang pimpinan Rosidi dan dari petugas PPSU 70 orang pimpinan Dias.

Walikota menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini serentak dilaksanakan di 5 wilayah Kota dan Kabupaten Provinsi DKI Jakarta atas Instruksi Presiden RI kepada Kepala Daerah dalam Taklimat Presiden RI pada Rakornas Perintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

#Tujuan Pelaksanaan Kerja Bakti #
1). Optimalisasi saluran pembuangan Air menuju Drainase Makro dan Sungai
2). Menjaga kebersihan dan keindahan Lingkungan
3). Mencegah Genangan/Banjir
4). Meningkatkan kepedulian dan gotong royong masyarakat
Dalam pelaksanaan petugas gabungan menyapu sampah dan mengangkutnya, kemudian melakukan pengerukan lumpur,
pemangkasan rumput dan tanaman liar,
penopingan pohon,perbaikan fasilitas jalan,pembersihan Sungai/Kali dan badan air serta pepenataan/perapihan kabel listrik.

Para petugas menyisiri dan sekaligus membersihkan sampah di lingkungan Apartemen Victoria Residensi Jl. Daan Mogot KM. 13 RT. 10/02 Kel. Rawa Buaya, Kec. Cengkareng, Kota Adm Jakarta Barat,pembersihan di Jl. Tangki Lio Timur RW.02 Kel.Tangki,Kec. Tamansari, Kota Adm Jakarta Barat,Jl. Kalianyar III RW. Kel. Kalianyar,Kec.Tambora, Kota Adm Jakarta Barat,Jl. Pangeran Tubagus Angke Kel. Jelambar Baru, Kec. Grogol Petamburan, Kota Adm Jakarta Barat,Pemukiman Warga RW. 05 Kel. Slipi, Kec. Palmerah, Kota Adm Jakarta Barat,Jl. Saaba RT. 01/09 Kel. Meruya Selatan, Kec. Kembangan, Kota Adm Jakarta Barat.
Terlihat antusias dan semangat para petugas gabungan bergotong royong bersihkan kawasan tersebut sehingga terlihat rapi dan indah.

Para unsur Forkopimda juga turun langsung mengutipi dan mengangkuti sampah tanpa ada rasa jijik.Meskipun harus bergumul dengan kotoran bau busuk para Forkopimda tetap bekerja dengan ikhlas dan tulus demi mewujudkan Gerakan Nasional Asri program Presiden.RI.
Dandim 0503/JB Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, S.H menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti serentak dilaksanakan atas instruksi bapak Presiden Prabowo Subianto diteruskan ke jajaran TNI dan Forkopimda agar mewujudkan Indonesia Bebas Sampah dengan program Gerakan Nasional Asri.

Kehadiran TNI di lapangan bukan sekadar untuk menyelesaikan tumpukan sampah hari ini,sekaligus menunjukan kepedulian bahwa TNI peduli dengan kesulitan rakyat dan siap membantu pemerintah menciptakan lingkungan sehat dan bersih. ”Gerakan ASRI ini harus berjalan berkelanjutan. Kita tidak sedang bersih-bersih sesaat, melainkan sedang membangun ‘Culture Bersih’ di tengah masyarakat,” tegas Dandim.
Gerakan ini diharapkan mampu menciptakan efek domino kesadaran lingkungan, di mana menjaga kebersihan bukan lagi dianggap sebagai beban tugas pemerintah semata, melainkan sebuah kebanggaan identitas bagi warga masyarakat.(Red)












