Kamis, Oktober 29, 2026
okebung99
Advertisement
  • HOME
  • HEADLINE
  • KODAM
    • Kodam I /Bukit Barisan
    • Kodam II/ Sriwijaya
    • Kodam III/Siliwangi
    • Kodam Iskandar Muda
    • Kodam IV/Diponegoro
    • Kodam Jaya/Jayakarta
    • Kodam Udayana
    • Kodam V/Brawijaya
    • Kodam VI/Mulawarman
    • Kodam XIII/Merdeka
    • Kodam XII/Tanjungpura
    • Kodam XIV/Hassanudin
    • Kodam XIX/Tuanku Tambusai
    • Kodam XV/Pattimura
    • Kodam XVII/Cendrawasih
    • Kodam XVIII/Kasuari
    • Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol
    • Kodam XXI/Radin Inten
    • Kodam XXII/Tambun Bungai
    • Kodam XXIII/Palaka Wira
    • Kodam XXIV/Mandala Trikora
  • BAKAMLA
  • BNN
  • DISPENAD
  • PASUKAN KHUSUS
    • KOPASGAT
    • KOPASSUS
    • KOSTRAD
    • MARINIR
  • PUSPEN TNI
  • TNI AD
  • TNI AL
  • TNI AU
  • UMUM
  • OPINI
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • KODAM
    • Kodam I /Bukit Barisan
    • Kodam II/ Sriwijaya
    • Kodam III/Siliwangi
    • Kodam Iskandar Muda
    • Kodam IV/Diponegoro
    • Kodam Jaya/Jayakarta
    • Kodam Udayana
    • Kodam V/Brawijaya
    • Kodam VI/Mulawarman
    • Kodam XIII/Merdeka
    • Kodam XII/Tanjungpura
    • Kodam XIV/Hassanudin
    • Kodam XIX/Tuanku Tambusai
    • Kodam XV/Pattimura
    • Kodam XVII/Cendrawasih
    • Kodam XVIII/Kasuari
    • Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol
    • Kodam XXI/Radin Inten
    • Kodam XXII/Tambun Bungai
    • Kodam XXIII/Palaka Wira
    • Kodam XXIV/Mandala Trikora
  • BAKAMLA
  • BNN
  • DISPENAD
  • PASUKAN KHUSUS
    • KOPASGAT
    • KOPASSUS
    • KOSTRAD
    • MARINIR
  • PUSPEN TNI
  • TNI AD
  • TNI AL
  • TNI AU
  • UMUM
  • OPINI
No Result
View All Result
okebung99
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • BAKAMLA
  • BERITA UMUM
  • BNN
  • DISPENAD
  • KODAM
  • PASUKAN KHUSUS
  • PUSPEN TNI
  • TNI AD
  • TNI AL
  • TNI AU
Home BERITA UMUM

RCW :PT Inalum Diduga Terlibat Pengadaan Suku Cadang Palsu dan Pencurian Sparepart

by Army My Love
10/02/2026
in BERITA UMUM
Reading Time: 4 mins read
A A
0

Loading

OKEBUNG|
Kasus dugaan korupsi yang terjadi di PT Indonesia Asahan Aluminium (PT. Inalum) di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, semakin menarik perhatian publik. Pasalnya, diduga melibatkan sejumlah oknum petinggi di perusahaan raksasa tersebut serta para ‘mafia tingkat dewa’.

Teranyar, mencuat pengadaan suku cadang yang diduga KW alias palsu serta dugaan pencurian sparepart yang disinyalir dilakukan oleh vendor ‘mitra binaan’ tersebut, bekerjasama dengan orang dalam di PT Inalum.

Kasus tersebut pun menjadi sorotan sejumlah pihak, salah satunya lembaga Republik Corruption Watch (RCW). Lembaga anti korupsi itu mendesak aparat penegak hukum, diantaranya Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk mengusut serta mendalami kasus tersebut.

Kepada awak media,Ketua Bidang Analisa Data dan Pelaporan RCW, Sunaryo, kepada media di Medan, Senin (09/2/2016) menyebutkan, meski terjadi kejanggalan dalam berbagai proses pengadaan barang di perusahaan tersebut, namun minim pengusutan.

Berita Terkait

Korlantas Polri Jadikan Operasi Patuh 2026 Momentum Perilaku Keselamatan Dalam Berkendara Paling Utama

Korlantas Polri Jadikan Operasi Patuh 2026 Momentum Perilaku Keselamatan Dalam Berkendara Paling Utama

28/10/2026
SMA Muhi Mendunia! 23 Delegasi Korea Belajar Budaya Yogyakarta

SMA Muhi Mendunia! 23 Delegasi Korea Belajar Budaya Yogyakarta

28/10/2026
HUT ke-67 Pemuda Pancasila, MPC Pekanbaru Tebar Aksi Sosial untuk Masyarakat

HUT ke-67 Pemuda Pancasila, MPC Pekanbaru Tebar Aksi Sosial untuk Masyarakat

27/10/2026
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Semai 11.2 Ton Garam Dukung OMC di Kalimantan

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Semai 11.2 Ton Garam Dukung OMC di Kalimantan

27/10/2026
DARI SEKOLAH HINGGA RUMAH IBADAH, SATGAS PORT VISIT 2026 TEBARKAN KEPEDULIAN DI PAPUA NUGINI

DARI SEKOLAH HINGGA RUMAH IBADAH, SATGAS PORT VISIT 2026 TEBARKAN KEPEDULIAN DI PAPUA NUGINI

27/10/2026
Korlantas Polri Jadikan Operasi Patuh 2026 ,Momentum Perilaku Keselamatan Dalam Berkendara Paling Utama

Korlantas Polri Jadikan Operasi Patuh 2026 ,Momentum Perilaku Keselamatan Dalam Berkendara Paling Utama

27/10/2026

Pihaknya siap membuka fakta terkait dugaan permainan dalam pengadaan suku cadang di PT Inalum. Menurut Sunaryo, dokumen barang-barang yang dipasok oleh vendor yang selama ini memonopoli proyek PT Inalum itu, diduga kuat penuh rekayasa, serta terdapat ketidaksesuaian antara dokumen administrasi dan kondisi fisik barang di lapangan.

Sunaryo mengungkap, dalam kartu inspeksi yang diterbitkan PT Inalum tercatat, suku cadang tersebut bermerek Meidensha. Namun faktanya, pada pemeriksaan fisik, barang tidak mencantumkan logo atau merek Meidensha sebagaimana tercantum dalam dokumen kartu inspeksi yang dicetak oleh PT Inalum.

Pihaknya meyakini bahwa cek fisik atau pemeriksaan barang yang dilakukan pihak PT Inalum itu hanya formalitas, karena faktanya berbanding terbalik. PT Inalum hanya akan meloloskan barang yang dikirim oleh vendor tertentu, meski merek barangnya tidak sesuai dengan yang tertera pada kartu inspeksi yang disiapkan PT Inalum.

Padahal, kata Sunaryo, kartu inspeksi tersebut merupakan dokumen resmi penerimaan barang. Jika tertulis bermerek Meidensha, seharusnya juga tertera merek Meidensha pada barang yang disuplay, bukan direkayasa.

“Laporan kasus ini sedang kita siapkan, nanti langsung kami serahkan ke Kejagung dan KPK, termasuk ke Presiden di Jakarta,” tegas Sunaryo.

Dibeberkannya, suku cadang yang dijadikan pedoman mutlak untuk barang yang boleh diterima harus sesuai gambar yang diakui PT Inalum, yaitu produk merek Meidensha. Namun kenyataannya tidak sesuai, hanya mencantumkan keterangan ‘Made in Japan’ dan ‘Genuine Part’ tanpa ada tertera merek Meidensha, dan barang yang diterima PT Inalum dinyatakan Satuma OEM Meidensha adalah palsu.

Anehnya kata Sunaryo, ada kejanggalan dalam proses inspeksi dan penerimaan barang dengan kartu inspeksi yang dicetak PT Inalum. Dimana, pada kartu inspeksi yang dicetak PT Inalum ada tertera merek Meidensha, namun barang yang diterima tidak ada tercantum merek Meidensha.

Menurutnya, ketidaksesuaian antara dokumen dan fisik barang yang diduga telah terjadi berulang selama bertahun-tahun itu, karena lemahnya pengawasan internal yang diduga ada unsur kesengajaan.

“Kecurangan di PT Inalum ini diduga sudah terjadi sejak lama, meski terjadi unsur kesengajaan, namun minim penindakan,” ungkapnya.

Produk yang diterima dari vendor sesuai gambar atau ‘rekanan binaan’ adalah barang palsu, sebagaimana penjelasan dari Satuma OEM Merdensha yang langsung ditandatangani oleh Komiko Kajikawa selaku Presiden/Direktur Penjualan Internasional pada 1 Maret 2024 lalu.

“Bukti ada sama kita. Sejak bulan Desember 2024 dan Januari 2025, setidaknya ada 64 unit barang yang diduga palsu. Jadi fakta mana lagi yang mau mereka dustakan,” tandasnya.

Sunaryo menjelaskan, setiap barang yang masuk ke PT Inalum wajib dilengkapi kartu inspeksi yang dicetak oleh PT Inalum, sesuai dengan merek barang yang dikirimkan, maka sesuai merek yang tertera di barangnya yang diterima akan dicetak kartunya oleh PT Inalum, yang memuat sembilan informasi utama. Antara lain nama barang, merek, nomor kontrak, nama vendor, jumlah barang, nomor material, serta status penerimaan barang.

“Status ‘OK’ berarti barang diterima, sedangkan ‘Reject’ berarti ditolak. Namun herannya, barang yang sama sekali tidak tertera merek Meidensha dapat lolos dari pantauan PT Inalum. Artinya, tidak sesuai merek barang yang diorder dengan merek barang yang dikirimkan oleh vendor tertentu,” katanya.

Sunaryo menyebut, pihaknya menemukan fakta bahwa PT Inalum diduga menerima barang dari ‘vendor binaan’ tanpa merek dan logo resmi Meidensha. Padahal, Meidensha sudah diakuisisi Kito, dan Satuma adalah OEM resminya selama 50 tahun.

“Fakta yang kami temukan, PT Inalum diduga menerima barang dari ‘vendor binaan’ tanpa merek dan logo resmi Meidensha. Padahal, Meidensha sudah diakuisisi Kito, dan Satuma adalah OEM resminya selama 50 tahun,” ujarnya.

Bahkan sambungnya, ada surat resmi dari Satuma Jepang sebagai OEM yang menyatakan barang tersebut palsu. Tapi anehnya, itu justru dijadikan barang acuan.

“Ini jelas ada dugaan permainan. Pertanyaan besar, kenapa barang legal ditolak, sementara barang yang diduga palsu justru diterima?,” sindir Sunaryo.

Berdasarkan regulasi, pengadaan barang/jasa di lingkungan pemerintah maupun BUMN wajib mematuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan netralitas sebagaimana diatur dalam Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui Penyedia.

Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 (perubahan atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018), yang secara tegas melarang penyebutan merek dalam pengadaan, kecuali untuk kebutuhan tertentu seperti suku cadang atau komponen sistem yang sudah ada.

Jika pejabat PT Inalum tetap melakukan pengadaan barang bermerek Meidensha setelah adanya pemberitahuan resmi akuisisi oleh Kito, maka hal itu berpotensi dikategorikan sebagai penyalahgunaan wewenang.

Tindakan tersebut juga dapat melanggar UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN (Pasal 5 dan Pasal 13-33), yang menekankan tata kelola profesional dan transparan.

UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, jika terbukti adanya pengistimewaan vendor tertentu.

Peraturan Menteri BUMN tentang Pengadaan Barang dan Jasa di BUMN, yang mengatur kewajiban netralitas dan keadilan dalam proses pengadaan.

Sunaryo juga menyinggung dugaan pencurian suku cadang presimeyer di PT Inalum. Aksi itu disebut melibatkan orang dalam yang bekerjasama dengan salah satu rekanan, PT CJP.

“Terduga pelaku bahkan pernah tertangkap saat membawa suku cadang dengan mobil bersama sopir PT CJP. Kasus seperti ini diduga bukan kali pertama terjadi, dan negara dirugikan hingga miliaran rupiah,” beber Sunaryo, yang juga mendesak penyidik untuk melakukan pemeriksaan terhadap GM Logistik PT Inalum, Bambang Heru, yang dinilai sebagai orang yang paling bertanggungjawab atas peristiwa tersebut.

Sebelumnya, perusahaan yang berkedudukan di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara tersebut, juga terlibat kasus transaksi jual beli gas dengan PT PGN dan PT IAE, serta penjualan produk Aluminium Alloy ke PT PASU. *(Nry)

Previous Post

Kodim 0502/JU Bersama Polri dan Komduk Bersihkan Sampah di Wilayah Kel. Papanggo,Wujudkan Program Presiden

Next Post

LPJ Perayaan Natal PPTSB Cab. Medan Utara Berbuah Kedamaian dan Keberuntungan

Army My Love

Army My Love

Berita Terkait

Korlantas Polri Jadikan Operasi Patuh 2026 Momentum Perilaku Keselamatan Dalam Berkendara Paling Utama

Korlantas Polri Jadikan Operasi Patuh 2026 Momentum Perilaku Keselamatan Dalam Berkendara Paling Utama

28/10/2026
SMA Muhi Mendunia! 23 Delegasi Korea Belajar Budaya Yogyakarta

SMA Muhi Mendunia! 23 Delegasi Korea Belajar Budaya Yogyakarta

28/10/2026
HUT ke-67 Pemuda Pancasila, MPC Pekanbaru Tebar Aksi Sosial untuk Masyarakat

HUT ke-67 Pemuda Pancasila, MPC Pekanbaru Tebar Aksi Sosial untuk Masyarakat

27/10/2026
Percepat Penanganan Karhutla, TNI Semai 11.2 Ton Garam Dukung OMC di Kalimantan

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Semai 11.2 Ton Garam Dukung OMC di Kalimantan

27/10/2026
DARI SEKOLAH HINGGA RUMAH IBADAH, SATGAS PORT VISIT 2026 TEBARKAN KEPEDULIAN DI PAPUA NUGINI

DARI SEKOLAH HINGGA RUMAH IBADAH, SATGAS PORT VISIT 2026 TEBARKAN KEPEDULIAN DI PAPUA NUGINI

27/10/2026
Next Post
LPJ Perayaan Natal PPTSB Cab. Medan Utara Berbuah Kedamaian dan Keberuntungan

LPJ Perayaan Natal PPTSB Cab. Medan Utara Berbuah Kedamaian dan Keberuntungan

Wujudkan Sinergi Membangun Desa, TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Resmi Dibuka Di Gandusari

Wujudkan Sinergi Membangun Desa, TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Resmi Dibuka Di Gandusari

HPN 2026 Banten: Korem 064/MY Tekankan Akurasi Jurnalistik di Era Dominasi AI

HPN 2026 Banten: Korem 064/MY Tekankan Akurasi Jurnalistik di Era Dominasi AI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

I agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.

RECOMMENDED

STIKES HANG TUAH SURABAYA LAKSANAKAN WISUDA Ke-XXXIII

STIKES HANG TUAH SURABAYA LAKSANAKAN WISUDA Ke-XXXIII

29/10/2026
Modifikasi Cuaca Berlanjut, TNI Intensifkan Modifikasi Cuaca di Palembang, Satgas Udara Semai 9 Ton dry ice dan NaCl

Modifikasi Cuaca Berlanjut, TNI Intensifkan Modifikasi Cuaca di Palembang, Satgas Udara Semai 9 Ton dry ice dan NaCl

29/10/2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Untuk Menciptakan Situasi Yang Aman Dan Kondusif, Babinsa Laksanakan Komsos Dengan Warga Binaan

    Dandim Bersama Prajuritnya Menerjang Banjir di Medan, Demi Menyelamatkan Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, Lulusan US Army Commanding General and Staff College Diamanahkan Jabat Dandim 0201/Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dandim 0201/Medan : Peringatan Isra Mi’raj Tingkatkan Iman dan Ketaqwaan Serta Memperkuat Kecintaan Kepada Rasulullah SAW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yonzipur 1/DD Kerahkan Pasukan dan Alat Berat Bersihkan Longsor di Jalur Tarutung–Sibolga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hadir Untuk Rakyat,Siang Malam Prajurit Yon Arhanud 11/WBY Rampungkan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Bonanlumban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • #22553 (tanpa judul)
  • Babinsa Kelurahan Senayang Dukung Program Penurunan Stunting di wilayah Kabupaten Lingga
  • Cegah Hoaks dan Penipuan Daring, Babinsa Koramil 06/Senayang Perkuat Literasi Digital Warga
  • Home
  • Jelang HUT Ke-81 RI, Babinsa Koramil 06/Senayang Pimpin Latihan Pengibar Bendera SMANSA Senayang
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Perkuat Kamtibmas di Era Digital, Babinsa Koramil 06/Senayang Dorong Warga Bijak Bermedia Sosial
  • REDAKSI

© 2025 - PT OKEBUNG KOMANDO SUKSES - TNI SELALU DI HATI - Support by PT INDO DIGITAL NETWORK

No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • BAKAMLA
  • BERITA UMUM
  • BNN
  • DISPENAD
  • KODAM
    • Kodam I /Bukit Barisan
    • Kodam II/ Sriwijaya
    • Kodam III/Siliwangi
    • Kodam Iskandar Muda
    • Kodam IV/Diponegoro
    • Kodam Jaya/Jayakarta
    • Kodam Udayana
    • Kodam V/Brawijaya
    • Kodam VI/Mulawarman
    • Kodam XII/Tanjungpura
    • Kodam XIII/Merdeka
    • Kodam XIV/Hassanudin
    • Kodam XIX/Tuanku Tambusai
    • Kodam XV/Pattimura
    • Kodam XVII/Cendrawasih
    • Kodam XVIII/Kasuari
    • Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol
    • Kodam XXI/Radin Inten
    • Kodam XXII/Tambun Bungai
    • Kodam XXIII/Palaka Wira
    • Kodam XXIV/Mandala Trikora
  • PASUKAN KHUSUS
    • KOPASGAT
    • KOPASSUS
    • KOSTRAD
    • MARINIR
  • PUSPEN TNI
  • TNI AD
  • TNI AL
  • TNI AU

© 2025 - PT OKEBUNG KOMANDO SUKSES - TNI SELALU DI HATI - Support by PT INDO DIGITAL NETWORK

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.