![]()
TAPANULI TENGAH – Kehadiran Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, di Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (18/02/2026), menjadi sorotan publik. Kedatangan orang nomor satu di Sumut itu disambut langsung Komandan Batalyon TP 908/Gaja Dompak, Letkol Inf Chandra Jaya Maulana, S.Sos., M.A.P., M.Tr.Mil., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tapteng di Bandara Dr. FL Tobing, Kecamatan Pinangsori. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi wilayah terdampak bencana alam yang sebelumnya melanda sejumlah titik di daerah tersebut.
Gubernur Sumut tiba sekitar pukul 12.31 WIB menggunakan pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1258 bersama rombongan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kunjungan kerja ini bertujuan memastikan langkah penanganan pasca bencana berjalan efektif dan tepat sasaran, sekaligus melihat langsung kebutuhan masyarakat di lapangan. Pemerintah provinsi ingin memastikan bahwa proses tanggap darurat hingga tahap pemulihan dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.
Suasana penyambutan berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Danyon TP 908/Gaja Dompak tampak berdampingan dengan jajaran Forkopimda Tapteng, menunjukkan soliditas antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Momentum tersebut menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam merespons situasi kebencanaan, di mana koordinasi menjadi kunci utama percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Kehadiran Letkol Inf Chandra Jaya Maulana dalam penyambutan itu juga mencerminkan kesiapsiagaan TNI dalam mendukung pemerintah daerah dan provinsi. Mulai dari pengamanan, dukungan logistik, hingga kesiapan personel untuk membantu proses tanggap darurat dan pemulihan, seluruh unsur disiagakan. Komitmen ini menegaskan peran TNI tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat.
Sekitar pukul 13.24 WIB, Gubernur Sumut bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Lopian, Kecamatan Badiri, salah satu wilayah terdampak, menggunakan kendaraan roda empat dengan pengawalan terpadu. Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, serta TNI-Polri, sehingga proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan cepat, tepat, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. (Pen908)












