![]()
BAKUNG SERUMPUN, LINGGA – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Peltu Jani Sembiring, melaksanakan kegiatan pengamanan sekaligus pemantauan (monitoring) arus penumpang di Pelabuhan Penumpang Reguler Desa Rejai. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab aparat kewilayahan dalam memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan mobilitas masyarakat yang menggunakan fasilitas transportasi laut di wilayah binaannya, Senin (23/02/2026)
Peltu Jani Sembiring secara aktif berinteraksi dengan masyarakat dan memberikan imbauan langsung kepada para penumpang kapal feri yang akan bertolak menuju Kota Tanjungpinang, dan dengan tegas namun humanis mengingatkan penumpang untuk selalu memperhatikan faktor keamanan personal serta menjaga ketat barang bawaan sebelum meninggalkan pelabuhan dan saat menaiki kapal. Ia juga berpesan agar setibanya di Tanjungpinang, para penumpang mengecek kembali seluruh kelengkapan barang sebelum turun dari kapal agar tidak ada benda berharga yang tertinggal, hilang, atau tertukar.
Pihak Pengelola Pelabuhan Reguler Desa Rejai memberikan apresiasi penuh atas sinergi yang terbangun antara TNI dan petugas pelabuhan. “Kehadiran Bapak Babinsa di area pelabuhan sangat membantu kami dalam menjaga ketertiban arus penumpang, terutama saat jam sibuk. Edukasi langsung yang diberikan oleh Peltu Jani Sembiring sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya mematuhi prosedur keselamatan pelayaran, sehingga proses pemberangkatan kapal dapat berjalan lebih aman dan teratur,” ujar perwakilan pengelola pelabuhan.
Respons positif juga datang dari warga dan pengguna jasa transportasi laut. Ahmad, salah seorang penumpang asal Desa Rejai yang hendak berangkat, mengaku merasa jauh lebih tenang dengan adanya aparat keamanan yang berjaga dan mengingatkan mereka. “Kami sebagai warga sangat berterima kasih atas kepedulian Bapak Babinsa. Terkadang karena buru-buru atau membawa banyak barang, kami rentan lengah. Peringatan langsung seperti ini membuat kami lebih waspada terhadap keselamatan diri dan keluarga, serta lebih teliti menjaga barang bawaan kami,” ungkapnya.
Kegiatan monitoring dan pengamanan pelabuhan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan demi mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kehadiran Babinsa di tengah-tengah fasilitas publik ini tidak hanya menegaskan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem transportasi laut antarpulau yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kepulauan Riau.












