![]()
SENAYANG, LINGGA – Dalam rangka menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Penaah, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Serda Eman, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos), dengan Bapak Amir warga binaan dari RT 02 RW 01, Dusun 1, Desa Penaah, guna menggugah masyarakat agar lebih proaktif dalam meningkatkan kewaspadaan lingkungan selama bulan puasa, Jum’at (27/02/2026)
Serda Eman menyampaikan pesan kamtibmas kepada Bapak Amir, untuk meningkatkan kepedulian terhadap situasi Kamtibmas dengan diaktifkannya Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling). Babinsa menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan di lingkungan bukanlah semata-mata tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab mutlak bersama seluruh elemen masyarakat agar tercipta kondisi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Pengaktifan Poskamling memungkinkan warga untuk memantau perkembangan situasi wilayah setiap saat, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi,” ujar Serda Eman.
Lebih lanjut, ia menekankan, “Selain sebagai benteng keamanan, Poskamling juga dapat menjadi wadah yang efektif untuk mempererat silaturahmi antar warga, sehingga tercipta kerukunan dan kebersamaan yang erat di tengah masyarakat Desa Penaah.”
Menanggapi imbauan dari Babinsa tersebut, Bapak Amir selaku perwakilan warga Dusun 1 memberikan respons positif dan mendukung penuh inisiatif tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas arahan dan kepedulian Bapak Babinsa. Kami menyadari bahwa dengan saling menjaga dan mengawasi lingkungan sekitar, potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir. Kami warga RT 02 akan segera berembuk untuk menyusun jadwal ronda agar Poskamling kembali aktif dan ibadah Ramadhan kita semua bisa berjalan tenang,” ungkap Bapak Amir.
Secara keseluruhan, kegiatan komunikasi sosial antara Babinsa dan warga Desa Penaah ini berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Sinergi yang terbangun melalui komsos ini diharapkan tidak hanya menjadi langkah antisipatif yang optimal dalam mencegah tindak kejahatan selama Ramadhan, tetapi juga mampu menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial antar sesama warga.












