![]()
Medan – Koramil 0201-02/MT melalui para Babinsa melaksanakan kegiatan monitoring Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah binaan pada Senin, 1 Desember 2025 mulai pukul 08.30 WIB sampai selesai. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok BBM, kondisi antrian, serta ketertiban masyarakat dalam pengisian bahan bakar. Total terdapat enam titik SPBU yang dipantau di dua kecamatan, yaitu Medan Timur dan Medan Perjuangan.
Di Kecamatan Medan Timur, terdapat lima SPBU yang menjadi lokasi monitoring. Di SPBU 14.202.1119 Jalan Sutomo Ujung, stok BBM terpantau aman dengan Bio Solar 13.000 liter, Pertalite 12.000 liter, serta Pertamax 7.800 liter. Kondisi antrian juga tertib, dengan panjang antrian sekitar 30 meter untuk kendaraan roda empat dan 15 meter untuk roda dua. Kegiatan ini turut dihadiri petugas Polri, Babinsa, pengawas SPBU, petugas pompa, dan masyarakat.
SPBU berikutnya, yaitu SPBU 14.202.130 di Jalan Perintis Kemerdekaan, juga menunjukkan ketersediaan BBM mencukupi dengan Bio Solar 6.500 liter, Pertalite 9.000 liter, dan Pertamax 9.700 liter. Antrian kendaraan relatif lancar dengan panjang 20 meter untuk roda empat dan 15 meter untuk roda dua. Pengawasan dilakukan bersama personel Polsek Medan Timur serta pihak management SPBU. Kondisi serupa juga ditemukan di SPBU 14.201.1125 Jalan Cemara, dengan stok BBM memadai dan antrian tertib meski cukup padat pada jam pengecekan.
Selain itu, SPBU 14.202.132 di Jalan Cemara No. 235 juga menjadi titik monitoring dengan ketersediaan Bio Solar 12.500 liter, Pertalite 17.400 liter, dan Pertamax 9.800 liter. Antrian terpantau hingga 30 meter untuk roda empat dan 15 meter untuk roda dua. Di SPBU 14.202.118 Jalan Mabar, stok Pertalite 8.000 liter dan Pertamax 8.000 liter tersedia, dengan antrian relatif pendek. Setiap lokasi mendapat pengawasan gabungan dari Babinsa, aparat kepolisian, serta pengawas SPBU.
Di Kecamatan Medan Perjuangan, pengawasan dilakukan pada SPBU Coco 11.201.107 Jalan Prof. H.M. Yamin. SPBU ini memiliki stok Pertalite sebanyak 10.000 liter saat pendataan pukul 10.30 WIB. Antrian di lokasi terpantau tertib dengan panjang 20 meter untuk kendaraan roda empat dan 15 meter untuk roda dua. Kegiatan pemantauan ini dihadiri Babinsa dan personel Polsek Medan Timur bersama pihak SPBU.
Dalam keterangannya, Babinsa menyampaikan bahwa monitoring ini bertujuan memastikan pendistribusian BBM berjalan lancar, aman, dan tidak terjadi penyimpangan. “Kami hadir untuk memastikan stok BBM tersedia, antrian tetap tertib, dan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal. Pengawasan akan terus dilakukan secara rutin agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Babinsa.










