![]()
OKEBUNG|
Para siswa Komando angkatan ke-49 menjalani latihan terjun tempur dengan menggunakan pesawat Hercules C-130 di area dropping zone runway Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan diawali dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung, sebagai titik persiapan. Selanjutnya, para siswa diberangkatkan dengan menggunakan pesawat yang berasal dari Skadron Udara 33 dan diawaki oleh Kolonel Pnb Ari Susiono menuju lokasi penerjunan.

Penerangan Wingdik 800/Pasgat, dikutip dari unggahan instagram @wingdik800pasgat, menjelaskan bahwa latihan ini menjadi bagian pendidikan sebelum menjalani latihan praktis tahap gunung hutan. Selain itu, latihan yang sama menjadi sarana untuk menguji kesiapan fisik, mental, serta kemampuan teknis para siswa dalam melaksanakan operasi lintas udara.
Pelaksanaan latihan turut ditinjau langsung oleh Komandan Wing Pendidikan (Danwingdik) 800/Pasgat Kolonel Pas Yosafat Soelya. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Kalian adalah calon prajurit komando Korpasgat yang akan menjadi garda terdepan TNI Angkatan Udara. Siapkan diri, tingkatkan kemampuan, dan jaga semangat juang. Jadilah prajurit yang siap diterjunkan kapan pun dan di mana pun, demi keamanan dan kejayaan negara,” tegas Yosafat.
Sebelum menjalani materi latihan terjun tempur, para siswa Komando telah terlebih dahulu menjalani sejumlah materi pendidikan lainnya yang mencakup panjat tebing Citatah setinggi 125 meter, renang rintis, serta menembak dari atas perahu LCR (Landing Craft Rubber).
Seluruh rangkaian materi latihan tersebut diharapkan mampu membentuk profesionalisme sekaligus kesiapan operasional para siswa sebagai prajurit Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) dalam menghadapi berbagai penugasan ke depan.
Penkorpasgat/indonesiadefense












