![]()
KATANG BIDARE, LINGGA – Dalam upaya memperkuat ketahanan wilayah dan menjaga stabilitas keamanan di desa binaan, Babinsa Desa Benan Kopka A. Harahap, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama perangkat RT dan warga Dusun 01, Desa Benan, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Senin (27/04/2026). Dalam komsos kali ini difokuskan pada upaya edukasi mengenai pentingnya sikap bijak dan kritis dalam menelaah setiap informasi yang beredar di media sosial. Langkah preventif ini diambil guna memastikan masyarakat di wilayah pesisir tetap memiliki semangat nasionalisme yang kuat dan tidak mudah terprovokasi oleh dinamika informasi digital yang kian masif.
Dalam kesempatan tersebut, Kopka A. Harahap secara tegas menghimbau Ketua RT dan warga agar tidak menjadi mata rantai penyebaran berita bohong atau hoaks yang hanya berisi penggiringan opini tanpa fakta. Beliau menekankan bahwa ketidakhati-hatian dalam menyebarkan informasi dapat memicu konflik horizontal yang merusak keharmonisan sosial yang telah lama terbina. “Keamanan wilayah bermula dari kesadaran individu. Kita harus waspada terhadap upaya-upaya yang ingin memutus tali silaturahmi antarwarga melalui narasi-narasi negatif di dunia maya,” tegasnya di hadapan para warga.
Ketua RT 04 Dusun 01, Bapak Sari, menyambut baik inisiatif dan kepedulian Babinsa terhadap ketentraman lingkungannya. Menurutnya, bimbingan langsung dari personel TNI sangat dibutuhkan agar masyarakat awam memiliki acuan dalam membedakan informasi yang benar dan yang bersifat provokatif. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa. Arahan ini menjadi pengingat bagi kami semua di RT 04 untuk lebih tenang dan tidak gegabah saat menerima berita di grup WhatsApp maupun media sosial lainnya demi kenyamanan bersama,” ujar Bapak Sari.
Respon positif juga datang dari masyarakat setempat, salah satunya Bapak Robet, yang hadir dalam diskusi tersebut. Ia mengakui bahwa terkadang warga merasa bingung dengan banyaknya berita yang masuk ke ponsel mereka setiap hari. “Kehadiran Bapak Harahap memberikan kami pemahaman baru bahwa menjaga kerukunan adalah bentuk pengabdian kepada negara. Kami berkomitmen untuk selalu melakukan tabayyun atau cek dan ricek sebelum membagikan informasi apapun agar hubungan persaudaraan di Desa Benan tetap utuh,” ungkapnya.
Warga sepakat untuk menjadikan wilayah Dusun 01 sebagai lingkungan yang “Melek Informasi dan Anti Hoaks.” Upaya ini sejalan dengan tugas pokok TNI dalam pembinaan teritorial guna menciptakan ruang, alat, dan kondisi (RAK) juang yang tangguh demi kedaulatan NKRI. Dengan adanya sinergi antara Babinsa, perangkat RT, dan warga, diharapkan stabilitas keamanan di Kabupaten Lingga, khususnya Desa Benan, tetap kondusif dan terhindar dari segala bentuk ancaman disintegrasi bangsa yang dipicu oleh penyalahgunaan teknologi informasi.












