![]()
Okebung
TNI AL, Dispen Kormar (Lampung). Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 8 Teluk Ratai kembali menjadi kawah candradimuka bagi generasi muda. Sejumlah siswa-siswi SMP Xaverius Bandar Lampung mengikuti kegiatan Latihan Dasar Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan di Markas Komando (Mako) Puslatpurmar 8 Teluk Ratai, Pesawaran, Lampung, Kamis (11/06/2026).

Kegiatan bertajuk “Tempa Karakter, Tumbuhkan Cinta Tanah Air, dan Tanamkan Wawasan Kebangsaan” ini bertujuan membentuk karakter yang disiplin dan tangguh, sekaligus menanamkan jiwa nasionalisme kepada para pelajar sejak dini.

Komandan Puslatpurmar 8 Teluk Ratai, Letkol Marinir Rinto Hutagaol, M.Tr.Opsla., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Korps Marinir TNI AL siap mendukung pembinaan generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa.
“Melalui kegiatan ini, adik-adik SMP Xaverius tidak hanya dikenalkan dengan kehidupan prajurit, tetapi juga dilatih disiplin, kerja sama, kepemimpinan, dan yang paling penting, rasa cinta tanah air.

Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, dan siap membela negara,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mendapatkan berbagai materi dan pelatihan, mulai dari Peraturan Baris-Berbaris (PBB), wawasan kebangsaan dan Empat Pilar Kebangsaan, outbound dan team building, latihan mountaineering, jungle survival, hingga pengenalan alat utama sistem persenjataan (alutsista) Korps Marinir. Seluruh kegiatan dipandu langsung oleh instruktur dan pelatih tempur Marinir dari Puslatpurmar 8 Teluk Ratai.

Kepala SMP Xaverius Bandar Lampung mengapresiasi sinergi antara pihak sekolah dan Korps Marinir dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Anak-anak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ini merupakan pengalaman berharga yang tidak mereka dapatkan di bangku sekolah. Kami melihat perubahan sikap mereka menjadi lebih disiplin, kompak, dan bangga sebagai anak Indonesia. Terima kasih kepada Puslatpurmar 8 Teluk Ratai yang telah menjadi guru lapangan bagi siswa kami,” ujarnya.

Salah satu peserta, Davit, siswa kelas VIII, mengaku bangga dapat berlatih bersama prajurit Marinir.
“Awalnya saya merasa capek dan takut, tetapi ternyata kegiatan ini sangat seru. Kami diajarkan untuk tidak mudah menyerah, harus kompak, dan harus mencintai Indonesia. Saya jadi semakin bangga kepada TNI, khususnya Korps Marinir,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan upacara penutupan, penyerahan sertifikat kepada peserta, serta yel-yel kebangsaan yang menggema di kawasan Pantai Teluk Ratai. Sinergi antara dunia pendidikan dan TNI AL ini diharapkan terus berlanjut guna mencetak generasi penerus bangsa yang tangguh, berkarakter, dan berjiwa nasionalis, selaras dengan implementasi fungsi teritorial TNI di bidang komunikasi sosial (Komsos).










