![]()
JAKARTA UTARA|
Personel dari Satgas Grebek Sampah Kodim 0502/JU bersama petugas PPSU kembali melaksanakan aksi bersih-bersih sampah di wilayah Jl. Infeksi Kali Sunter, Kel. Rawabadak Utara, Kec. Koja, Kota Adm. Jakarta Utara.Kamis 11 Juni 2026 Pukul 08.00 Wib.
Aksi bersih lingkungan Program Satgas Grebek Sampah Kodim 0502/JU dilaksanakan atas perintah Dandim 0502/JU Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, S.H., M.I.P,tersebut sebagai wujud kepedulian Kodim terhadap kebersihan lingkungan dan sekaligus komitmen TNI AD dalam menciptakan hidup sehat .

Kegiatan rutin ini diikuti personel Koramil 01/Koja yakni Babinsa Kel. Tugu Selatan Sertu Bambang Dwi,dan petugas dari PPSU untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.Setelah sampah dimuat kemudian diantarkan ke TPS Rawabadak Utara.
Dalam pelaksanaan tim bergerak cepat melakukan pembersihan di sepanjang ruas tersebut, aksi bersih-bersih itu menyasar Jalan Raya. Sampah yang tercecer di kanan dan kiri jalan dan diangkut secara bertahap agar akses masyarakat kembali nyaman dan aman dilalui.
Kegiatan ini melibatkan personel TNI,PPSU dan warga setempat, Mereka bahu-membahu mengangkut tumpukan sampah yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Sertu Bambang Dwi mengatakan, Satgas Sampah menjadi salah satu tim yang bergerak cepat dalam merespons kondisi tersebut. Tim kerja diterjunkan untuk mendukung pemerintah daerah dalam operasi pembersihan lingkungan. “Personel gabungan turun ke lapangan untuk menuntaskan penumpukan sampah yang ada di kanan kiri jalan,” ujarnya.
Dikatakannya bahwa kegiatan pembersihan sampah untuk menghindari penumpukan sampah dan antisipasi yang akan menimbulkan penyakit.
Selain pembersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi tidak langsung terkait pentingnya pengelolaan sampah mandiri di tingkat desa.
Ke depan, aparat teritorial melalui Babinsa akan melakukan pemantauan rutin untuk mencegah kembali terjadinya penumpukan sampah di lokasi yang sama. Sosialisasi kepada warga juga akan diperkuat guna menjaga keberlanjutan program.
Penanganan sampah menjadi isu krusial di banyak daerah karena berdampak langsung pada kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Keterlibatan aparat bersama warga dinilai penting untuk mempercepat solusi di tingkat lokal.
Masalah sampah di wilayah pinggiran kerap muncul akibat keterbatasan sistem pengelolaan dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pemerintah daerah bersama unsur TNI sebelumnya juga mendorong program kolaboratif untuk mengatasi persoalan ini secara berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.(Red)










