![]()
JAKARTA UTARA|
Kodim 0502/JU hingga saat ini terus menunjukkan kepedulian nyata terhadap kebersihan lingkungan melalui aksi bersih-bersih sampah. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,dan sehat sekaligus sebagai langkah preventif dalam meminimalisir penyebaran berbagai wabah penyakit yang dipicu oleh tumpukan sampah.

Seperti yang dilakukan personel Satgas Sampah Kodim 0502/JU dalam Program Grebek Sampah di Jl. RW 17 Muara Baru Kota Adm. Jakarta Utara,Minggu 14 Juni 2026.Kegiatan rutin tersebut mengerahkan 15 orang terdiri dari Babinsa Koramil 01/Koja keseharian tugas di wilayah binaan Kel.Penjaringan Serka Johan,dan 10 personel dari TNI Al,serta 4 petugas PPSU .Kegiatan membersihkan sampan ini dilaksanakan atas perintah Dandim 0502/JU Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, S.H., M.I.P.
Dalam kegiatan dikerahkan Babinsa ,personel TNI AL ,dan Para PPSU membersihkan tumpukan sampah yang mengganggu pemandangan dan kenyamanan pengguna Jl. RW 17 Muara Baru Kota Adm Jakarta Utara.

Tim bergerak cepat melakukan pembersihan di sepanjang ruas tersebut, aksi bersih-bersih itu menyasar Jalan Raya. Sampah yang tercecer di kanan dan kiri jalan dan diangkut secara bertahap agar akses masyarakat kembali nyaman dan aman dilalui.
Kegiatan ini melibatkan personel TNI,PPSU dan warga setempat, Mereka bahu-membahu mengangkut tumpukan sampah yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Serka Johan mengatakan, Satgas Sampah menjadi salah satu tim yang bergerak cepat dalam merespons kondisi tersebut. Tim kerja diterjunkan untuk mendukung pemerintah daerah dalam operasi pembersihan lingkungan.
“Personel gabungan turun ke lapangan untuk menuntaskan penumpukan sampah yang ada di kanan kiri jalan,” ujarnya.
Dikatakannya bahwa kegiatan pembersihan sampah untuk menghindari penumpukan sampah dan antisipasi yang akan menimbulkan penyakit.
Selain pembersihan, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi tidak langsung terkait pentingnya pengelolaan sampah mandiri di tingkat desa.
Ke depan, aparat teritorial melalui Babinsa akan melakukan pemantauan rutin untuk mencegah kembali terjadinya penumpukan sampah di lokasi yang sama. Sosialisasi kepada warga juga akan diperkuat guna menjaga keberlanjutan program.
Penanganan sampah menjadi isu krusial di banyak daerah karena berdampak langsung pada kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Keterlibatan aparat bersama warga dinilai penting untuk mempercepat solusi di tingkat lokal.
Masalah sampah di wilayah pinggiran kerap muncul akibat keterbatasan sistem pengelolaan dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pemerintah daerah bersama unsur TNI sebelumnya juga mendorong program kolaboratif untuk mengatasi persoalan ini secara berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.(Red)









