![]()
Namorambe – Gereja HKBP Cinta Damai menyelenggarakan kegiatan pemberian materi penguatan kebangsaan dan antisipasi kenakalan remaja kepada anak- anak remaja Gereja HKBP Cinta Damai . Kegiatan ini berlangsung di Gereja HKBP Cinta Damai, Dusun IV Desa Deli Tua Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang.
Selasa, (16/06/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Pdt Santi Boru Sitompul S.Th,M.Th, Majelis Gereja HKBP Cinta Damai,Danramil 14/PB Kapten Arm Eddy H.Hutabarat,S.H,M.H , Kapolsek Namorambe Yang diwakili Kanit Reskrim Polsek Namorambe Ipda Benny yudha Saragih,Babinsa,Orang Tua ,Serta Para Remaja Gereja HKBP Cinta Damai.
Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada Anak Remaja tentang pentingnya bermedia sosial dengan baik, menggunakan alat komunikasi dengan tepat, dan memahami tentang kenakalan remaja yang sering terjadi di lingkungan kita. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan nilai-nilai wawasan kebangsaan agar para anak remaja memiliki kecintaan kepada bangsa dan memiliki jiwa bela negara yang kuat.
Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengantisipasi penyalahgunaan obat-obatan terlarang atau Narkoba dan memberikan pemahaman tentang bahaya Narkoba yang saat ini sudah marak masuk dalam lingkungan Gereja.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Para anak – anak remaja dapat menjadi lebih disiplin dan bertanggung jawab, serta memiliki kesadaran yang lebih tinggi tentang pentingnya menjaga kebangsaan dan menghindari kenakalan remaja,” terang Kapten Arm Eddy H.Hutabarat,S.H,M.H, (Danramil 14/PB).
Ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan anak remaja terhadap kebangsaan, serta mengantisipasi kenakalan remaja dan penyalahgunaan Narkoba di lingkungan Gereja. Dengan kerja sama yang baik ini, diharapkan dapat menciptakan Generasi yang lebih aman dan nyaman.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan anak- anak remaja Gereja HKBP Cinta Damai dapat menjadi generasi yang lebih baik dan memiliki kesadaran yang lebih tinggi tentang pentingnya menjaga kebangsaan dan menghindari kenakalan remaja.










