![]()
Nias – Komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah Kepulauan Nias terus diwujudkan melalui program Bakti TNI untuk Rakyat. Kali ini, personel Satgas Bakti TNI memulai pembangunan jembatan modular baru di Desa Sihare’o III Hilibadalu, Kecamatan Ma’u, Kabupaten Nias, Jumat (19/6/2026). Jembatan sepanjang 35 meter yang melintasi Sungai Belauna tersebut dibangun dari awal untuk membuka akses transportasi yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat setempat.
Selama bertahun-tahun, warga dan para pelajar harus menyeberangi Sungai Belauna untuk beraktivitas sehari-hari karena belum tersedia jembatan penghubung di lokasi tersebut. Saat debit air sungai meningkat akibat hujan, akses warga kerap terputus sehingga aktivitas pendidikan, ekonomi, dan sosial masyarakat menjadi terganggu. Kehadiran jembatan baru ini diharapkan mampu memberikan akses yang lebih aman, cepat, dan nyaman bagi masyarakat yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan.
Pada hari pertama pelaksanaan, personel Satgas bersama masyarakat melaksanakan pembersihan area pembangunan dan penggalian fondasi abutment jembatan. Kegiatan tersebut melibatkan personel Yon TP 905/TS, Yon Zipur 1/DD, Koramil 02/Gido, para tukang, serta masyarakat yang bergotong royong mendukung proses pembangunan. Hingga saat ini progres pekerjaan mencapai 3 persen dengan dukungan material berupa pasir, batu, dan besi konstruksi serta berbagai peralatan kerja di lapangan.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah. Menurutnya, program Bakti TNI untuk Rakyat tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat untuk memperoleh layanan pendidikan, kesehatan, dan meningkatkan aktivitas perekonomian. “Pembangunan jembatan ini bukan sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membuka akses harapan bagi masyarakat. Kami berharap kehadiran jembatan tersebut dapat meningkatkan keselamatan, memperlancar mobilitas warga dan pelajar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar,” ujarnya.
Pembangunan jembatan modular tersebut merupakan bagian dari program Bakti TNI untuk Rakyat yang mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas wilayah, sejalan dengan program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah, memperkuat konektivitas antardesa, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Sihare’o III Hilibadalu dan sekitarnya.
Sumber: Pendam I/BB












