![]()
Aceh Utara – Kodim 0103/Aceh Utara melalui Koramil 29/Langkahan terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Jumat (9/1/2026).
Hingga saat ini, progres fisik pembangunan yang dikerjakan oleh PT Waskita telah mencapai angka 15 persen, di mana pengerjaan dibagi menjadi dua titik utama. Pada titik pertama, sebanyak 20 unit hunian telah memasuki tahap pengecoran lantai dan pemasangan kerangka baja ringan, sementara pada titik kedua sebanyak 16 unit hunian sedang dalam proses perataan lahan agar siap untuk tahap konstruksi selanjutnya.
Di sela-sela pemantauan di lokasi, Serda Hayuti selaku Babinsa Koramil 29/Langkahan yang mendampingi pihak PT Waskita dan masyarakat, menegaskan pentingnya kualitas dan kecepatan dalam pembangunan ini. “Sesuai arahan Danramil 29/Langkahan, kami hadir bersama Bapak Hendra dari PT Waskita dan Bapak Rijak untuk memastikan setiap tahapan, mulai dari perataan tanah hingga pemasangan kerangka, berjalan dengan lancar dan aman.
Fokus utama kami saat ini adalah mempercepat pengerjaan di titik pertama agar warga segera memiliki hunian yang layak dan tidak lagi menetap di tenda-tenda pengungsian darurat,” ujarnya di tengah aktivitas pekerja yang sedang merakit baja.
Kegiatan yang melibatkan sinergi antara TNI, belasan tenaga kerja terampil, serta masyarakat setempat ini berlangsung dengan tertib dan penuh semangat gotong royong. Berdasarkan pantauan visual, kerangka bangunan mulai berdiri tegak di atas pondasi yang telah dicor meski kondisi medan di sekitar lokasi masih terlihat basah dan berlumpur.
Dengan pengawasan melekat dari personel Babinsa, diharapkan proyek Huntara ini dapat rampung tepat waktu sehingga masyarakat Desa Simpang Tiga bisa segera kembali menata kehidupan mereka dengan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.












