![]()
Aceh Timur – Progres pembangunan Jembatan Bailey di Desa Seuneubok Rambong, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Sabtu, 17 Januari 2026, proses perakitan jembatan telah mencapai sekitar 30 persen.
Pembangunan Jembatan Bailey tersebut berada di wilayah teritorial Koramil 09/Nurussalam, Kodim 0104/Aceh Timur, dan dikerjakan oleh Yonzikon 14/Sws yang dibantu oleh Babinsa Koramil 09/Nrs. Jembatan ini dirancang memiliki panjang 24 meter dengan kedalaman sungai sekitar 2,40 meter, sebagai solusi akses penghubung yang sebelumnya terhambat.
Jembatan Bailey ini memiliki peran strategis karena menjadi jalan penghubung antar tiga desa, yakni Desa Seuneubok Rambong, Desa Brandang, dan Desa Gampong Jalan, Kecamatan Nurussalam. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga setempat.
Adapun penerima manfaat langsung dari pembangunan jembatan ini meliputi:
Desa Seuneubok Rambong sebanyak 111 KK dengan 420 jiwa
Desa Brandang sebanyak 203 jiwa
Desa Gampong Jalan sebanyak 166 KK dengan 590 jiwa
Babinsa Koramil 09/Nrs yang terlibat di lapangan menyampaikan bahwa proses perakitan akan terus dikebut sesuai dengan rencana dan standar keamanan, sehingga jembatan dapat segera digunakan oleh masyarakat.
Pembangunan Jembatan Bailey ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan sinergi TNI bersama masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya di Kabupaten Aceh Timur.












