![]()
Pakpak Bharat – Suasana sederhana di sebuah warung kopi di Desa Ulu Merah, Kecamatan STTU Julu, Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (16/2/2026), mendadak terasa hangat dan penuh makna. Di tengah kepulan asap kopi dan obrolan ringan, Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, Sertu S. Boangmanalu, duduk bersama warga. Bukan sekadar minum kopi, momen itu menjadi ruang dialog terbuka antara aparat teritorial dengan masyarakat, membahas berbagai persoalan desa secara santai namun serius.
Kegiatan komunikasi sosial (komsos) tersebut dilakukan Sertu S. Boangmanalu sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial di wilayah binaannya. Ia memilih pendekatan humanis dengan hadir langsung di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi serta memahami situasi sosial yang berkembang. “Melalui komunikasi seperti ini, kita bisa tahu langsung apa yang dirasakan warga. Tidak perlu suasana formal, yang penting pesan dan harapan tersampaikan,” ujar Sertu Boangmanalu di sela perbincangan.
Salah satu warga, Aidil Berutu, mengaku senang dengan kehadiran Babinsa yang dinilainya selalu terbuka dan mudah diajak berdiskusi. Menurutnya, obrolan santai seperti itu membuat warga merasa dihargai. “Kami merasa diperhatikan. Kalau ada kendala di desa, bisa langsung kami sampaikan. Babinsa juga sering memberi motivasi agar kami tetap menjaga keamanan dan kekompakan,” ungkap Aidil.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu S. Boangmanalu juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta memperkuat semangat gotong royong. Ia menegaskan, TNI melalui Babinsa akan terus hadir mendampingi masyarakat, baik dalam menjaga stabilitas wilayah maupun mendukung pembangunan desa. “Kami berharap warga tetap kompak, saling peduli, dan segera melapor jika ada hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban,” tegasnya.
Terpisah, Danramil 07/Salak Kapten Inf A. F. Sagala menyampaikan bahwa kegiatan komsos merupakan ujung tombak pembinaan teritorial yang efektif. Menurutnya, pendekatan persuasif dan dialogis menjadi kunci terbangunnya kepercayaan antara TNI dan rakyat. “Babinsa harus mampu menjadi solusi dan sahabat masyarakat. Kehadiran mereka di tengah warga bukan hanya menjalankan tugas, tetapi membangun kedekatan emosional demi terciptanya situasi wilayah yang aman dan kondusif,” pungkas Kapten Sagala. (Prajurit Pena)












