![]()
Okebung
Dispen Kormar TNI Angkatan Laut (Surabaya). Dalam upaya menjaga kesiapan tempur dan profesionalisme, Prajurit Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir (Yontankfib 2 Mar) melaksanakan Latihan Perorangan Kesenjataan (LPK) TW I tahun 2026 dengan materi Drill Sistem Kendali Senjata (SKS) pada kendaraan tempur (Ranpur) Tank BMP-3F dan PT-76 (M) di daerah latihan Bantolo, Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra, Karangpilang, Surabaya. Jumat (27/02/2026).

Latihan yang melibatkan beberapa Ranpur Tank yang berbeda spesifikasi ini, menitikberatkan pada poin-poin krusial dalam sistem kendali senjata diantaranya, proses Loading dan Unloading amunisi kaliber 100mm, 90mm dan 30mm, penyelarasan titik bidik dengan laras atau disebut juga dengan proses Boresighting dan proses penembakan dengan bidikan yang presisi.
Komandan Batalyon Tank Amfibi 2 Marinir Letkol Marinir Hayat Tegar, M.Tr.Opsla., menyampaikan, “Latihan ini difokuskan pada sinkronisasi antara awak Ranpur dengan teknologi persenjataan modern guna memastikan akurasi maksimal di medan laga, disisi lain setiap pengawak Ranpur tidak hanya harus berani, tapi harus cerdas secara teknis. Ranpur adalah sistem yang kompleks, kemanunggalan antara manusia dan mesin adalah syarat mutlak keunggulan prajurit khususnya Kavaleri Korps Marinir TNI Angkatan Laut,” terang Komandan.











