![]()
OKEBUNG|
Dalam rangka mendukung program Presiden Prabowo mewujudkan generasi emas dan sekaligus mencegah Stunting,personel Kodim 050/Trs turut menghadiri acara Peresmian Dapur MBG (makan bergizi gratis) Bencongan 3 Yayasan Insani Bintang Cemerlang,Jum’at, 06 Maret 2026 Pukul 10.00 WIB,bertempat di Jl. Kalasan raya perum 2 RT 007/008 Kel. Bencongan, Kec. Kelapa Dua Kab. Tangerang.
Hadir dalam kegiatan Bupati Kabupaten Tangerang Drs.H. Moch.Maesyal Rasyid,M.Si,Ketua Yayasan Insani Bintang Cemerlang Ibu Elizabeth Martina
,Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat S.Sos..Mm. M.Si,Danramil 02/Curug diwakili Babinsa Sertu Suwarno,Kapolsek Kelapa Dua di wakili Oleh Binmas Aiptu Sudiro,Lurah Bencongan Bay Subiat,Staf Teritorial Kodim 0510/Trs Serka Adi,Kepala SPPG Dodi Abdul Saputra, Ketua Rw 08 Haryanto,dan Ketua Posyandu Kel.Bencongan serta Tokoh Masyarakat.
Acara diawali dengan menyayikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan kegiatan lainnya seperti pemotongan pita dan
pemberian santunan anak yatim.

Program makan bergizi gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis nasional yang dirancang sebagai investasi jangka panjang pembangunan manusia.Program Makan Bergizi Gratis yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto merupakan investasi jangka panjang pembangunan manusia Indonesia.
Kita sedang menyiapkan generasi 2045, yakni mereka yang hari ini masih berada di bangku PAUD, SD, SMP, SMA, bahkan yang masih dalam kandungan, agar tumbuh sehat, cerdas, dan kuat secara fisik maupun mental,” ujar Babinsa

Ia menambahkan bahwa pemenuhan gizi pada fase penting pertumbuhan merupakan kunci peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus pencegahan stunting. “Pemenuhan gizi sejak masa kehamilan, masa emas usia dini, hingga masa pertumbuhan harus dijaga mutunya
Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar membagikan makanan, tetapi langkah besar untuk mengubah cara pandang bangsa terhadap gizi. Anak-anak hari ini tidak lagi makan asal kenyang, tetapi makan dengan gizi seimbang seperti karbohidrat, protein, serat, dan vitamin yang disiapkan sejak dini
Program MBG juga mendorong perputaran ekonomi lokal melalui pemanfaatan bahan pangan dari petani, nelayan, dan pelaku UMKM setempat. Untuk memastikan dampak tersebut benar-benar dirasakan di lapangan, pengawalan mutu MBG dijalankan secara disiplin melalui kerja harian di dapur SPPG, mulai dari pemilihan bahan pangan, proses pengolahan, hingga pendistribusian ke sekolah-sekolah penerima manfaat.(Red)












