![]()
BINJAI|
Bulan suci Ramadan selalu menjadi momentum yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi dan berbagi kasih kepada sesama. Semangat inilah yang diusung oleh keluarga besar Batalyon Arhanud 11/WBY dalam acara Buka Puasa Bersama Anak Yatim dari Yayasan Nur Salsabilla Bardan yang diselenggarakan pada Sabtu (14/03/2026).

Acara yang berlangsung dengan khidmat dan penuh keceriaan ini bertempat di Champain Cafe. Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh jajaran Perwira Yonarhanud 11 beserta anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XIX Yonarhanud 11. Sentuhan Kasih di Bulan Suci.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa menjelang azan Mahgrib. Sebagai bentuk kepedulian nyata, seluruh Perwira dan pengurus Persit menyerahkan santunan serta bingkisan lebaran kepada anak-anak yatim Yayasan Nur Salsabilla Bardan.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan wujud rasa syukur dan upaya kami untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi adik-adik kami dari Yayasan Nur Salsabilla Bardan. Kami berharap bingkisan ini dapat memberikan sedikit kebahagiaan bagi mereka,” ujar salah satu perwakilan Yonarhanud 11 di sela-sela acara.
Ada yang berbeda pada pelaksanaan buka puasa kali ini. Pemilihan Champain Cafe sebagai lokasi acara memberikan warna tersendiri. Fasilitas permainan yang tersedia di kafe tersebut menjadi daya tarik utama bagi anak-anak. Sambil menunggu waktu berbuka dan sesudah menikmati hidangan, anak-anak terlihat sangat antusias dan gembira memanfaatkan berbagai mainan yang tersedia. Gelak tawa mereka memecah suasana, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang begitu kental antara prajurit, anggota Persit, dan anak-anak yatim.
Melalui kegiatan ini, Yonarhanud 11 berharap dapat terus menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial di lingkungan prajurit dan keluarga. Kehadiran seluruh Perwira dan Persit menunjukkan soliditas satuan dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial dan religius. Acara ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah, meninggalkan kesan mendalam bagi anak-anak Yayasan Nur Salsabilla Bardan yang pulang dengan senyum lebar.
Sumber : Penyonarhanud 11












