![]()
Senayang, Lingga – Babinsa Desa Mamut, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Sertu M. Hasan Mubarok, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Ketua RT 01 RW 01, Bapak Saikudin, serta warga setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi bencana di wilayah binaan, Sabtu (28/03/2026)
1Babinsa menyampaikan kondisi cuaca ekstrem yang tengah melanda, ditandai dengan suhu udara yang tinggi, angin kencang, serta minimnya curah hujan. Situasi ini dinilai sangat rawan memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang dapat menyebar dengan cepat dan sulit dikendalikan apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Sertu M. Hasan Mubarok mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan. Ia menegaskan bahwa kondisi vegetasi yang kering sangat mudah terbakar, terlebih dengan adanya hembusan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kedisiplinan warga menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran.
Ketua RT 01 RW 01, Bapak Saikudin, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Ia menilai kegiatan Komsos seperti ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah bencana sejak dini. Hal senada juga disampaikan oleh salah satu warga yang berharap kegiatan pembinaan dan sosialisasi seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin.
Selain itu, Babinsa juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan serta memastikan setiap aktivitas pembakaran yang diperbolehkan dilakukan sesuai prosedur keamanan. Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan Desa Mamut tetap aman, kondusif, dan terbebas dari ancaman Karhutla, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan nasionalisme dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.












