![]()
Temiang Pesisir, Lingga – Babinsa Desa Pulau Batang, Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, Serma Rocky, melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Ketua RW 004 Desa Pulau Batang, Bapak Sarno. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah dari berbagai potensi ancaman, termasuk di bidang informasi.
Dalam pertemuan tersebut, Serma Rocky dan Bapak Sarno membahas berbagai isu yang tengah berkembang di tengah masyarakat, khususnya terkait maraknya penyebaran informasi melalui media sosial seperti TikTok, dll. Keduanya sepakat bahwa arus informasi yang tidak terkendali dapat berdampak negatif apabila tidak disikapi dengan bijak, terutama jika mengandung unsur hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan.
Sebagai langkah preventif, Serma Rocky memberikan himbauan kepada masyarakat melalui Ketua RW agar tidak mudah mempercayai setiap informasi yang diterima tanpa melakukan verifikasi. Ia menegaskan bahwa saat ini banyak pihak yang menyebarkan berita bohong dengan berbagai tujuan, sehingga diperlukan kecermatan dan kesadaran bersama untuk menyaring informasi sebelum menyebarkannya kembali.
Serma Rocky juga menekankan bahwa kemampuan masyarakat dalam memilah informasi merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. “Masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks. Dengan sikap bijak dalam bermedia sosial, kita turut menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa peran tokoh masyarakat seperti Ketua RW sangat strategis dalam menyampaikan edukasi ini kepada warga.
Sementara itu, Bapak Sarno menyambut baik kegiatan Komsos yang dilakukan Babinsa dan menyatakan siap mendukung upaya tersebut. Ia mengungkapkan bahwa masyarakat sangat membutuhkan arahan dan pemahaman terkait penggunaan media sosial secara bijak. “Kami berterima kasih atas perhatian Babinsa. Edukasi seperti ini sangat penting agar warga tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” tuturnya.
Warga pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai upaya bersama menjaga kondusivitas wilayah dan memperkuat semangat nasionalisme di tengah perkembangan era digital.












