![]()
Senayang, Lingga – Babinsa Desa Laboh, Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Praka Dwi Santoso, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan Rakyat (KTR) melalui Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga nelayan setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan teritorial yang strategis guna membangun kedekatan emosional sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap berbagai aspek penting dalam aktivitas melaut, Minggu (19/04/2026)
Dalam pelaksanaan Komsos tersebut, Babinsa memberikan motivasi kepada para nelayan agar senantiasa bersemangat dalam meningkatkan hasil tangkapan dengan tetap menjaga kualitas. Dorongan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga nelayan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir sebagai bagian dari ketahanan wilayah secara keseluruhan.
Selain itu, Praka Dwi Santoso juga menekankan pentingnya faktor keamanan dan keselamatan kerja di laut. Ia mengingatkan para nelayan untuk selalu melengkapi diri dengan alat keselamatan seperti pelampung serta rutin memantau kondisi cuaca sebelum melaut. Edukasi ini dinilai sangat penting guna meminimalisir risiko kecelakaan laut yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.
Dalam aspek pelestarian lingkungan, Babinsa mengimbau para nelayan agar tidak menggunakan alat tangkap ilegal yang dapat merusak ekosistem laut. Ia menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan laut merupakan tanggung jawab bersama demi keberlangsungan sumber daya ikan di masa depan, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga ekosistem maritim nasional.
Salah satu nelayan, Bapak Rahman, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Babinsa yang selalu hadir di tengah masyarakat. “Kami merasa diperhatikan dan dibimbing. Apa yang disampaikan sangat bermanfaat, terutama soal keselamatan dan cara menjaga laut agar tetap lestari,” ujarnya. Senada dengan itu, tokoh masyarakat setempat juga menilai kegiatan Komsos ini mampu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta membangkitkan semangat gotong royong dan nasionalisme di wilayah pesisir.












