![]()
Langsa – Komandan Kodim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf Novi Widyanto, S.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara yang digelar di Lapangan Makodim 0104/Atim, Desa Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Senin (20/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang menyoroti dinamika global yang semakin kompleks dan dampaknya terhadap kondisi nasional, termasuk bagi institusi TNI.
Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan bahwa situasi geopolitik dunia saat ini masih memanas, khususnya konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat, yang memberikan dampak luas secara global. Kondisi tersebut tidak hanya dirasakan di tingkat internasional, tetapi juga berimbas pada kondisi dalam negeri.
“Dampak dari situasi tersebut tidak hanya dirasakan secara global, tetapi juga berimbas pada kondisi nasional. Hal ini menjadi tantangan bagi institusi TNI, termasuk dalam upaya efisiensi anggaran dan energi,” demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan Dandim.
Lebih lanjut disampaikan, krisis energi global menuntut adanya langkah-langkah efisiensi di lingkungan TNI, termasuk penerapan kebijakan work from home setiap hari Jumat. Meski demikian, seluruh prajurit dan PNS tetap diingatkan untuk menjaga kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam melaksanakan tugas di wilayah masing-masing.
Panglima TNI juga menyoroti masih adanya pelanggaran hukum yang dilakukan oleh oknum anggota TNI, yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan senantiasa menjunjung tinggi hukum, bertindak dengan penuh kehati-hatian, serta menjaga kehormatan institusi di mana pun bertugas.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, Panglima TNI secara khusus mengingatkan pentingnya bersikap bijak dalam bermedia sosial. Arus informasi yang begitu cepat kerap diwarnai berita bohong (hoaks), opini menyesatkan, hingga provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.
“Prajurit dan PNS TNI perlu memiliki kepedulian untuk merespons secara santun apabila institusi TNI dirugikan di media sosial,” tegasnya.
Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menekankan beberapa hal penting yang harus dipedomani oleh seluruh prajurit dan PNS TNI, di antaranya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, memahami dinamika lingkungan strategis, bersikap hati-hati dalam setiap tindakan, serta bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar.
Ia juga menegaskan bahwa setiap prajurit TNI harus terus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif seiring dengan tantangan lingkungan strategis yang semakin kompleks.












