![]()
OKEBUNG|
Pondasi jembatan Garuda berdiri kokoh diatas air Sungai Kali Cidurian yang berada di wilayah Koramil 07/Kresek. Pencapaian hasil 27% pembangunan jembatan tersebut melibatkan masyarakat setempat bersama Anggota 07/Kresek di lapangan guna mempercepat penyelesaian infrastruktur yang telah lama dibutuhkan warga.
Progres pembangunan terus berjalan dan ditargetkan rampung sesuai jadwal. Pembangunan jembatan dipercepat tanpa mengabaikan kualitas agar jembatan kokoh dan aman digunakan dalam jangka panjang.
Jembatan Garuda dibangun untuk membuka akses wilayah yang sebelumnya terhambat aliran Sungai, sekaligus memperlancar mobilitas warga, termasuk aktivitas pendidikan.
Pembangunan jembatan sebagai peningkatan infrastruktur desa untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat tersebut
memiliki lebar 1.8 meter,dan bentangan jembatan dari tanggul ke tanggul 120 meter.Di sisi tepi jauh, progres pembangunan mulai bergerak dengan berdiri lnya tiang yang dilakukan oleh tiga prajurit TNI,dibantu 5 orang warga.
Dukungan logistik melalui dropping dan langsir material juga terus dilakukan guna memastikan kelancaran setiap tahapan konstruksi pembangunan jembatan
diperuntukan untuk 114 warga masyarakat dan 37 jiwa yang terisolasi di wilayah Kp. Dukuh Rt. 012/004 Ds.Patrasana ,Kec. Kresek Kab. Tangerang .
Selain itu jembatan beton tersebut juga untuk digunakan 81 kepala keluarga dengan 27 jiwa di Kp. Renged Pulo Rt.004/002 Ds. Renged Kec. Kresek Kab. Tangerang .Total keseluruhannya warga 64 KK 195 jiwa.
Dandim 0510/Tigaraksa melalui Pasiter mengatakan,pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan di wilayah binaan,dan pembangunan jembatan ini adalah bukti nyata komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
” Kami ingin memastikan bahwa negara, melalui prajurit TNI, hadir untuk menjaga ketahanan nasional sekaligus mempererat kemanunggalan dengan rakyat.Pembangunan jembatan Garuda dilaksanakan atas perintah Presiden untuk membantu warga masyarakat,” sebutnya.
Jembatan tersebut dibangun untuk jalur evakuasi warga masyarakat pada saat terjadi banjir dari titik lokasi yang akan dibangun jembatan melambung sekitar 2,7 Km,selain itu berfungsi untuk mempercepat pemberian bantuan kepada warga pada saat terjadi banjir,dan juga dapat mempercepat mobilisasi warga ke jalan Kabupaten pada saat melaksanakan aktifitas sehari-hari.(Red)











