![]()
PADANG PARIAMAN, — Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 yang digelar oleh Kodim 0308/Padang Pariaman resmi dibuka di Korong Balai Kamis, Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Rabu (22/04/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dan Desa” dan dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.

Upacara tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya perwakilan Pangdam XX/TIB yang diwakili Mayor Inf Suparman, Danrem 032/WBR yang diwakili Letkol Kav Diko Irawan Kusuma, serta Bupati Padang Pariaman Jhon Kenedy Azis. Hadir pula Dandim 0308/Padang Pariaman Letkol Inf Muhammad Nurman Setiaji, S.I.P yang bertindak sebagai Dansatgas TMMD ke-128, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXII Ny. mila Nurman Setiaji.
Turut hadir unsur Forkopimda dan tokoh daerah lainnya, seperti Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman Aprinaldi, perwakilan kepolisian dan Brimob, para camat se-Kabupaten Padang Pariaman, hingga wali nagari se-Kecamatan Sungai Geringging.

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan dan penyerahan naskah serah terima program TMMD ke-128 kepada Dansatgas. Letkol Inf Muhammad Nurman Setiaji menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Program TMMD ke-128 tahun ini menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Sasaran fisik meliputi pembukaan serta pengerasan jalan sepanjang 2.000 meter yang menghubungkan Korong Sungai Pinang dan Balai Kamis. Selain itu, dilakukan renovasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), tiga unit mushola, serta pembangunan fasilitas pendukung lainnya.
Sementara itu, kegiatan nonfisik mencakup berbagai penyuluhan seperti kesehatan, pertanian, perikanan, wawasan kebangsaan, penanggulangan bencana, bahaya narkoba, hingga sosialisasi stunting. Pelayanan kepada masyarakat juga diperkuat melalui posyandu dan posbindu.
Tak hanya itu, terdapat pula sasaran tambahan berupa rehabilitasi lima unit RTLH dari Baznas Provinsi, program ketahanan pangan seluas satu hektare, pembangunan lima titik sumber air bersih, pembuatan lima unit MCK, serta pemberian 100 paket makanan bagi penderita stunting. Kegiatan ini juga dirangkai dengan gerakan peduli lingkungan melalui penanaman pohon serta pembersihan fasilitas umum dan sosial.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, turut disalurkan bantuan dan tali asih kepada masyarakat yang didukung oleh berbagai pihak, termasuk Semen Padang dan BAZNAS Sumatera Barat.
Usai upacara, rombongan meninjau Posko UMKM serta sejumlah lokasi sasaran TMMD. Rangkaian kegiatan ditutup dengan tradisi khas masyarakat setempat, yakni makan bajamba, yang menjadi simbol kebersamaan dan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.












