![]()
OKEBUNG|
Kehadiran TNI AD di tengah masyarakat kembali memberikan bukti nyata kepedulian terhadap pembangunan wilayah.Personel Koramil 07/Kresek Kodim 0510/Tigaraksa bersama warga bahu membahu melaksanakan kegiatan gotong royong pembangunan jembatan beton Garuda di Sungai Kali Cidurian, persisnya di Kp. Dukuh RT 012/004 Desa Patrasana ,Kec. Kresek ,Kab. Tangerang
*A. Sasaran pengerjaan :*
1. Pembangunan Jembatan Beton
2.
Dengan penuh semangat kebersamaan, TNI dan masyarakat bekerja tanpa mengenal lelah demi mempercepat pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga. Jembatan Beton dengan lebar jembatan 1.8 meter,dan memiliki bentangan jembatan dari tanggul ke tanggul sepanjang 120 meter tersebut merupakan akses vital yang menunjang aktivitas sehari-hari, baik untuk mobilitas warga maupun akses evakuasi bencana.
Dandim 0510/Trs melalui Pasiter mengatakan bahwa kehadiran prajurit TNI AD di tengah-tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga menjadi penggerak dan motivator dalam menumbuhkan kembali budaya gotong royong. Kekompakan yang terjalin antara TNI dan rakyat menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju dan sejahtera.
Kegiatan ini sekaligus menjadi cerminan nyata bahwa TNI AD selalu hadir untuk rakyat, bekerja bersama rakyat, dan menjadi bagian dari solusi dalam setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat. Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan terus terjaga sebagai warisan budaya bangsa yang mempererat persatuan dan kesatuan.
Pembangunan jembatan Sungai Kali Cidurian di Kp. Dukuh RT. 012/004 Desa Patrasana Kec. Kresek Kab. Tangerang
telah menunjukkan perkembangan positif. Pembangunan jembatan sebagai peningkatan infrastruktur desa untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat tersebut
memiliki lebar 1.8 meter,dan bentangan jembatan dari tanggul ke tanggul 120 meter.
Di sisi tepi jauh, progres pembangunan mulai bergerak dengan pengecoran tiang yang dilakukan oleh tiga prajurit TNI,dibantu 5 orang warga.
Dukungan logistik melalui dropping dan langsir material juga terus dilakukan guna memastikan kelancaran setiap tahapan konstruksi pembangunan jembatan
diperuntukan untuk 114 warga masyarakat dan 37 jiwa yang terisolasi di wilayah Kp. Dukuh Rt. 012/004 Ds.Patrasana ,Kec. Kresek Kab. Tangerang .
Selain itu jembatan beton tersebut juga untuk digunakan 81 kepala keluarga dengan 27 jiwa di Kp. Renged Pulo Rt.004/002 Ds. Renged Kec. Kresek Kab. Tangerang .Total keseluruhannya warga 64 KK 195 jiwa.
“Jembatan dibangun untuk jalur evakuasi warga masyarakat pada saat terjadi banjir dari titik lokasi yang akan dibangun jembatan melambung sekitar 2,7 Km,selain itu berfungsi untuk mempercepat pemberian bantuan kepada warga pada saat terjadi banjir,dan juga dapat mempercepat mobilisasi warga ke jalan Kabupaten pada saat melaksanakan aktifitas sehari-hari,”jelasnya.(red)










