![]()
OKEBUNG|
Pekerjaan pembangunan Jembatan Garuda Kali Sentiong yang berada di wilayah
Kodim 0502/JU Jajaran Korem 052/Wkr hingga saat ini terus dikebut sehingga hasilnya telah mencapai 99%,Selasa 28 April 2026.
Pembangunan jembatan beton memiliki panjang 22 m,dan lebar 1,2 meter dari Program Presiden tersebut akan dimanfaatkan masyarakat dua kelurahan,dan dua kecamatan di wilayah Jakarta Utara,khususnya yang akan melintas di Kali Sentiong,tepatnya
di Sisi Timur Jl. Pesanggrahan Rw 001 Kel. Sunter Agung Kec.Tanjung Priok dan Sisi Barat RW 012 Kel. Pademangan Timur Kec Pademangan Kota Adm Jakarta Utara.
Di lokasi pembangunan, aktivitas tak pernah benar-benar berhenti. Personel TNI bersama warga (Tukang) terus bergotong royong, menyusun demi menyusun material sehingga hampir tuntas pekerjaannya.
Jembatan Garuda dirancang sebagai penghubung dua kelurahan yang berada di dua kecamatan berbeda,yakni di Kali Sentiong,persisnya di sisi timur Jl. Pesanggrahan Rw 001 Kel. Sunter Agung Kec.Tanjung Priok dan sisi barat RW 012 Kel. Pademangan Timur Kec Pademangan Kota Adm Jakarta Utara.
Selama ini, keterbatasan akses membuat mobilitas warga kurang optimal, bahkan sering kali menghambat aktivitas ekonomi dan sosial. Kini, dengan hampir tuntasnya pembangunan jembatan, harapan itu mulai menemukan bentuknya.
Dandim 0502/JU Kolonel Inf Mohammad Syaifuddin Fanany, S.H., M.I.P,melalui Pasiter mengatakan bahwa Jembatan Garuda terbuat dari beton sebagai penghubung RW 001 Kel Sunter Agung Kec Tanjung Priok dan RW 012 Kel Pademangan Timur Kec. Pademangan Kota Adm Jakarta Utara.
“Pembangunan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam memberikan manfaat lebih bagi masyarakat. Menurutnya, kehadiran jembatan ini akan membawa perubahan signifikan bagi warga di kedua wilayah. Tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga membuka peluang baru dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat,”sebutnya.
Di tengah proses pembangunan, suasana kebersamaan begitu terasa. Warga dari berbagai usia ikut terlibat, menyatu dalam semangat gotong royong bersama prajurit TNI. Mereka tidak sekadar membantu pekerjaan, tetapi juga menanam harapan pada setiap bagian jembatan yang dibangun.(Red)











