![]()
LINGGA – Dalam rangka memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menjaga ketahanan wilayah, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Tajur Biru, Serma Rocky, melaksanakan l Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Temiang Pesisir, Bapak Amir, dan Kepala Seksi Sosial Kecamatan Temiang Pesisir, Bapak Zakaria, di Desa Tajur Biru, Kabupaten Lingga. Kegiatan ini merupakan wujud nyata pembinaan teritorial berkelanjutan guna memastikan stabilitas, kedamaian, dan semangat nasionalisme tetap terjaga di tingkat akar rumput, Rabu (29/04/2026)
Fokus utama dalam komsos tersebut adalah pentingnya memelihara dan meningkatkan kebersamaan antarwarga dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pembahasan mencakup penguatan keimanan dan ketakwaan, penjagaan keharmonisan hubungan sosial bermasyarakat, pemeliharaan kerukunan lingkungan, serta upaya kolaboratif untuk mewujudkan kesejahteraan bersama. Melalui pendekatan teritorial ini, TNI AD berupaya menyentuh langsung denyut nadi kehidupan masyarakat agar potensi gesekan dapat dicegah secara dini melalui ikatan silaturahmi dan gotong royong yang kuat.
Dalam keterangannya, Serma Rocky menegaskan bahwa kebersamaan dan soliditas warga adalah benteng utama pertahanan negara di daerah. “Kebersamaan yang terjalin erat merupakan dasar utama agar setiap permasalahan di masyarakat dapat diselesaikan dengan baik melalui jalan musyawarah mufakat. Jika suasana rukun dan damai terus terpelihara, maka dengan sendirinya akan tercipta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Ini adalah fondasi dari ketahanan nasional yang kita bangun bersama mulai dari desa kita,” tegas Serma Rocky.
Menanggapi inisiatif strategis Babinsa tersebut, Ketua LAM Temiang Pesisir, Bapak Amir, bersama Kasi Sosial, Bapak Zakaria, memberikan apresiasi dan dukungan penuh. Kedua tokoh tersebut menyatakan komitmen teguh mereka untuk terus bersinergi dengan TNI dan pemerintah tingkat kecamatan dalam mengajak seluruh elemen warga merawat nilai-nilai luhur kebersamaan. “Kami sangat menyambut baik langkah Babinsa yang tak kenal lelah merangkul masyarakat. Kami akan terus berperan aktif menyuarakan dan melestarikan budaya musyawarah demi kemajuan serta kenyamanan hidup bersama di wilayah Temiang Pesisir,” ujar Bapak Amir.
Antusiasme dan dukungan serupa juga mengalir deras dari kalangan masyarakat setempat yang merasakan langsung dampak positif dari sinergi ini. Salah seorang perwakilan warga Desa Tajur Biru, Bapak Hasanuddin (45), mengungkapkan rasa amannya dengan kehadiran TNI yang selalu berbaur dengan rakyat. “Sebagai warga, kami merasa sangat diayomi. Kehadiran Pak Babinsa yang selalu turun langsung dan berdiskusi dengan tokoh adat membuat kami warga desa semakin kompak dan tidak mudah terpecah belah. Kami siap mendukung penuh imbauan ini agar desa kami senantiasa aman, rukun, dan sejahtera,” ungkapnya. Kesatuan visi antara TNI, tokoh adat, pemerintah, dan masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa semangat persatuan senantiasa bergelora di wilayah Kabupaten Lingga.












