![]()
OKEBUNG|
Pembangunan Jembatan Garuda Sungai Kali Cidurian di wilayah Koramil 07/Kresek hingga saat ini terus dikebut pengerjaannya memasuki fase krusial. Kamis (30/04/2026).Terlihat truktur jembatan mulai tampak kokoh seiring pemasangan tiang beton yang menjadi penyangga utama konstruksi.
Di lapangan, personel TNI dari Kodim 0510/Trs bersama masyarakat terlihat kompak mengerjakan setiap tahapan dengan penuh ketelitian. Pemasangan tiang menjadi langkah penting dalam memastikan kekuatan dan keseimbangan jembatan agar dapat digunakan secara aman dan tahan lama.
Sinergi antara TNI dan warga menjadi kunci percepatan pembangunan. Masyarakat turut terlibat aktif dalam proses pengerjaan, mulai dari pengangkutan material hingga perakitan struktur, menciptakan semangat gotong royong yang kuat di lokasi.
Dandim 0510/Tigaraksa melalui Pasiter mengatakan,bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program strategis untuk meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran jembatan diharapkan mampu memperlancar akses transportasi, mendukung aktivitas ekonomi, serta memudahkan mobilitas warga di wilayah tersebut.
“Pembangunan jembatan Garuda di wilayah Koramil 07/Kresek hingga saat ini terus dikebut pengerjaannya sehingga hasilnya telah mencapai 30%,Kamis 30 April 2026,”ungkapnya.
Dandim 0510/Tigaraksa melalui Pasiter mengatakan,pembangunan jembatan ini adalah bukti nyata komitmen TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa negara, melalui prajurit TNI, hadir untuk menjaga ketahanan nasional sekaligus mempererat kemanunggalan dengan rakyat.Pembangunan jembatan Garuda dilaksanakan atas perintah Presiden untuk membantu warga masyarakat .
“Jembatan dibangun untuk jalur evakuasi warga masyarakat pada saat terjadi banjir dari titik lokasi yang akan dibangun jembatan melambung sekitar 2,7 Km,selain itu berfungsi untuk mempercepat pemberian bantuan kepada warga pada saat terjadi banjir,dan juga dapat mempercepat mobilisasi warga ke jalan Kabupaten pada saat melaksanakan aktifitas sehari-hari,”jelasnya.
Lanjutnya bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik semata. Lebih dari itu, Jembatan Garuda adalah manifestasi dari komitmen TNI untuk hadir di tengah kesulitan rakyat.
Sebelumnya hanya terlihat hamparan tanah,dan air menggenang yang hanya menjadi jalur terbatas, kini mulai tampak fondasi kuat yang perlahan membentuk penghubung baru. Pembangunan Jembatan Garuda Sungai Kali Cidurian menjadi bagian dari program andalan Presiden Prabowo.Sebuah langkah nyata yang melampaui target, sekaligus menjawab kebutuhan warga akan akses yang lebih layak.
Di lokasi pembangunan, aktivitas tak pernah benar-benar berhenti. Personel TNI bersama warga (Tukang) terus bergotong royong, menyusun demi menyusun material sehingga hampir tuntas pekerjaannya.
Pembangunan jembatan Sungai Kali Cidurian di Kp. Dukuh RT. 012/004 Desa Patrasana Kec. Kresek Kab. Tangerang
telah menunjukkan perkembangan positif. Pembangunan jembatan sebagai peningkatan infrastruktur desa untuk memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat tersebut
memiliki lebar 1.8 meter,dan bentangan jembatan dari tanggul ke tanggul 120 meter.
Di sisi tepi jauh, progres pembangunan mulai bergerak dengan pengecoran tiang yang dilakukan oleh tiga prajurit TNI,dibantu 5 orang warga.
Dukungan logistik melalui dropping dan langsir material juga terus dilakukan guna memastikan kelancaran setiap tahapan konstruksi pembangunan jembatan
diperuntukan untuk 114 warga masyarakat dan 37 jiwa yang terisolasi di wilayah Kp. Dukuh Rt. 012/004 Ds.Patrasana ,Kec. Kresek Kab. Tangerang .
Selain itu jembatan beton tersebut juga untuk digunakan 81 kepala keluarga dengan 27 jiwa di Kp. Renged Pulo Rt.004/002 Ds. Renged Kec. Kresek Kab. Tangerang .Total keseluruhannya warga 64 KK 195 jiwa.(red)












