![]()
PAKPAK BHARAT, — Di tengah medan yang menantang dan akses yang terbatas, pembangunan dua unit jembatan Aramco di Desa Sibagindar, Kecamatan Pagindar, Kabupaten Pakpak Bharat terus berjalan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, Kapten Inf A.F. Sagala, sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur demi mendukung konektivitas antarwilayah. Senin (4/5/2026)
Jembatan pertama yang dibangun berada di titik Lae Tembuk Daling dengan panjang 6 meter, menghubungkan Desa Kecupak, Kecamatan PGGS dengan Desa Sibagindar, Kecamatan Pagindar. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 60 persen, dengan pekerjaan yang difokuskan pada pengecoran tiang besi serta pelesteran batu Aramco. Sebanyak lima personel dari Kodim 0206/Dairi dan lima personel YonTP 906 dilibatkan dalam pengerjaan, bersama masyarakat setempat, dengan kondisi cuaca cerah sejak pagi hingga siang hari yang turut mendukung kelancaran kegiatan.
Sementara itu, pembangunan jembatan kedua di lokasi Lae Labah Tedung juga menunjukkan perkembangan signifikan dengan progres mencapai 65 persen. Jembatan sepanjang 6 meter ini menghubungkan Desa Lagan Kecupak dengan Desa Sibagindar. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pengecoran tiang besi, penimbunan lantai dasar menggunakan alat berat, serta pengecoran bagian kupingan jembatan Aramco. Dalam pelaksanaannya, lima personel Kodim 0206/Dairi dan empat personel YonTP 906 turut dikerahkan bersama warga.
Kapten Inf A.F. Sagala menyampaikan bahwa medan yang cukup berat tidak menyurutkan semangat personel di lapangan. Dengan dukungan alat berat milik BPBD Kabupaten Pakpak Bharat yang dioperasikan oleh Walter Sitorus, proses pembangunan terus dipacu agar selesai tepat waktu. “Kita tetap optimis, meski kondisi medan menantang, pekerjaan harus terus berjalan demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, SE, M.I.P menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Hingga saat ini, situasi di wilayah tersebut terpantau aman dan terkendali, sehingga seluruh rangkaian pekerjaan dapat berlangsung dengan lancar dan diharapkan segera memberikan manfaat bagi mobilitas dan perekonomian warga setempat. (Prajurit Pena)










